Tingkatkan Kualitas SDM, Pemda Teluk Bintuni Kuliahkan 185 Orang Tenaga Kesehatan Jalur Beasiswa RPL

Calon Mahasiswa program beasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Tahun 2026 saat mengikuti pertemuan di aula RSUD Teluk Bintuni. (Foto/Susi)
BINTUNI, SuaraTekuk.com – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni menjalin kerja sama dengan Universitas Kadiri (UNIK) dalam rangka peningkatan kualifikasi, kompetensi, dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga kesehatan. Jumat (27/2/2026).
Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM tenaga kesehatan di daerah melalui program pendidikan dan pelatihan. Sebagai bentuk implementasi peningkatan kualifikasi, terdapat program beasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi tenaga kesehatan.
Sebanyak 185 tenaga kesehatan di Kabupaten Teluk Bintuni akan mengikuti program kuliah melalui jalur RPL di Kampus UNIK, di Kediri, Jawa Timur.
Kuliah melalui jalur RPL ini adalah salah satu mekanisme yang memungkinkan mendapatkan pengakuan atas pengalaman, kompetensi, pembelajaran yang sudah dimiliki seseorang sebelumnya.
Dalam rangka peningkatan kualitas dan kompetensi tersebut, program RPL berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, dengan waktu selama 3 Tahun terhitung sejak tahun 2026.
Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan Pemuda dan Olahraga, Hendry D. Kapungan menyampaikan program kuliah melalui jalur RPL ini merupakan langkah strategis dan bentuk komitmen nyata Pemda Teluk Bintuni dalam meningkatkan kualitas SDM. Khususnya di bidang kesehatan kesehatan. Ujar Hendry saat mengikuti pertemuan dengan calon mahasiswa RPL di aula pertemuan RSUD Teluk Bintuni.

Menurutnya dengan adanya program RPL ini untuk membuka kesempatan kepada tenaga medis yang telah mengabdi bertahun tahun sebagai tenaga kesehatan. Agar melanjutkan pendidikan secara terstruktur, terukur dan di akui secara akademik. Ujar Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan olahraga, Hendry Kapuangan saat menghadiri acara ini.
Disampaikan Kadis Pendidikan bahwa seluruh biaya pendidikan RPL ini di tanggung penuh oleh Pemerintah Teluk Bintuni melalui Dinas Pendidikan bersama Dinas Terkait, dan akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan Program RPL ini.
Kendati itu, Kadis Pendidikan Hendry mengharapkan kedepan semakin banyak tenaga kesehatan di Kabupaten Teluk Bintuni yang memiliki kualifikasi Strata Satu (S1) dan profesi, maka dengan demikian derajat kesehatan masyarakat bisa makin lebih baik.
“Mari bersam kita wujudkan Teluk Bintuni yang SERASI, sesuai dengan visi Bupati Yohanis Manibuy, SE., MH., dan wakil Bupati Joko Lingara,”.
Sementara Zakarias Agoney selaku Kabid sumber daya kesehatan Teluk Bintuni memaparkan bahwa sebanyak 185 nakes yang kuliah melalui jalur RPL ini yakni 74 orang mengikuti Pendidikan kualifikasi perawat, dan 111 orang mengambil Pendidikan kualifikasi Bidan. Ujarnya
Ia menjelaskan sebanyak 74 orang yang mengambil kualifikasi perawat untuk saat ini yang sudah S1 ada 66 orang, dengan latar belakang Pendidikan profesi 8 orang. Dan Bidan S1 sebanyak 55 orang dengan gelar profesi sebanyak 65 orang. (Susi)
