Tinjau Fasilitas Sekolah, Bupati Yohanis Manibuy: Revitalisasi Perkuat Mutu Pendidikan

Bupati Yohanis Manibuy di tengah saat di wawancara para wartawan di SMP Negeri 2 Manimeri pada tinjauan Sekolah. (Foto/Susi)
BINTUNI, SuaraTeluk.com – Revitalisasi pendidikan yang digagas pemerintah saat ini merupakan bagian dari visi besar pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Program ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik sekolah, tetapi juga menjadi strategi memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy melakukan tinjauan di beberapa sekolah yang menerima Program Hasil Terbaik Cepat (HTCP) dari Presiden RI Prabowo Subianto.
Sebelum kedatangan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah pada akhir Mei 2026, Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan sekolah yang telah direvitalisasi melalui program peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.
Bupati yang di dampingi Kepala dinas Pendidikan Kebudayaan pemuda dan Olahraga dan Kaban Kesbangpol Teluk Bintuni, Zawal Halim melakukan Peninjauan pertama di SD Negeri Terpadu Bintuni, SMP Negeri 2 Manimeri, dan SD Negeri 3 Manimeri.
Sekolah-sekolah tersebut akan menjadi bagian dari program revitalisasi pendidikan yang difokuskan pada perbaikan fasilitas belajar, digitalisasi pembelajaran, dan pengembangan sekolah unggulan.
Bupati Yohanis Manibuy mengatakan, kunjungan itu merupakan bagian dari persiapan untuk menyambut Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti., M.Ed., yang dijadwalkan akan berkunjung di Teluk Bintuni pada 29 Mei mendatang. Ujarnya
“Kami sudah mengunjungi dua sekolah dan nanti akan diputuskan sekolah mana yang menjadi lokasi peresmian,”. Kata Bupati.
Bupati mengatakan dalam kunjungan menteri nantinya diharapkan dapat membuka peluang lebih besar untuk Teluk Bintuni memperoleh tambahan program pembangunan pendidikan, termasuk sekolah terintegrasi, sekolah rakyat, dan sekolah Garuda.
Kendati itu, menurutnya, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan untuk mendukung pengembangan sekolah terintegrasi untuk menyambut program ini. Ujar Bupati
“Kami ingin Bintuni menjadi kota pendidikan. Olehnya itu kami terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan bersama para guru dan seluruh stakeholder,” Ucap Bupati penuh semangat.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan seluruh sekolah. Hal ini dimaksudkan selain menjaga kebersihan lingkungan sekolah juga membangun budaya hidup bersih bersama para siswa.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Teluk Bintuni Henry Kapuangan mengatakan, pada tahun 2025 terdapat 10 sekolah di Teluk Bintuni yang menerima program revitalisasi PHTC.Sekolah-sekolah tersebut tersebar di Distrik Bintuni, Manimeri, Moskona, dan Babo.

Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga, Henry Kapuangan. (Foto/Susi)
“Untuk tahun 2026, Teluk Bintuni kembali mendapatkan program revitalisasi untuk 22 sekolah yang tersebar di delapan distrik,” Kata Henry.
Henry mengatakan untuk anggaran program revitalisasi ini langsung diberikan pemerintah pusat ke sekolah. Sehingga pembangunannya langsung dilakukan oleh pihak sekolah.
Henry menyebut keberhasilan daerah mendapatkan program tersebut tidak terlepas dari peningkatan kualitas data pokok pendidikan (Dapodik) yang kini semakin baik. Ujar Henry kepada wartawan
“Kami bersyukur karena kualitas Dapodik kita sudah memenuhi standar. Ini menjadi salah satu syarat utama untuk memperoleh program revitalisasi sekolah,” Tambahnya.
Dirinya menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen untuk mewujudkan pendidikan inklusif sesuai visi dan misi Bupati Teluk Bintuni, sehingga pemerataan fasilitas pendidikan dapat dirasakan hingga seluruh wilayah.
Di tempat yang sama,Kepala SMP Negeri 2 Manimeri Floriba Hurim menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah atas bantuan revitalisasi yang diterima sekolahnya.

Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Manimeri, Floriba Hurim. (Foto/Susi)
“Kami sangat bersyukur karena melalui program ini sekolah kami mendapat fasilitas yang sebelumnya belum ada, seperti Laboratorium IPA, UKS, dan perpustakaan,” Ujar Kepsek Floriba Hurim kepada awak media.
Ia berharap perhatian pemerintah terhadap sekolah-sekolah di daerah terus berlanjut demi meningkatkan kualitas pendidikan di Teluk Bintuni.
“Saat ini kami memiliki 127 siswa dengan enam rombongan belajar (Rombel) Kami berharap ke depan sekolah kami semakin diperhatikan,” Ujarnya. (Susi)
