Ini Alasan Kepala BPKAD Bintuni Turun Lapangan Tarik Kendaraan Dinas

BINTUNI, SuaraTeluk.com – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Teluk Bintuni, Laras Nuryani SE.,MM, langsung turun lapangan bersama petugas kejaksaan untuk menarik kendaraan dinas yang menjadi aset daerah, Selasa (15/7/2025).
Salah satu pemegang kendaraan dinas yang tidak lagi berhak menggunakan aset Pemda Teluk Bintuni ini adalah Ambrosius Soway, mantan Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora).
“Beliau sudah pensiun sejak tahun 2021,” ucap Laras Nuryani.
Beberapa alasan penarikan kendaraan dinas ini, selain pemegang kendaraan sudah pensiun, juga karena tidak lagi menduduki jabatan serta mutasi ke luar Bintuni. Sehingga mereka tidak memiliki hak untuk menggunakan aset kendaraan milik Pemda Teluk Bintuni.
Untuk menarik kendaraan tersebut, Pemda Teluk Bintuni menerbitkan Surat Kuasa Khusus (SKK) kepada Kejaksaan Negeri Teluk Bintuni.
Tahun ini, Bidang Aset BPKAD Teluk Bintuni mematok target penarikan kendaraan dinas sebanyak 78 unit, terdiri atas 21 kendaraan roda 4 dan 57 kendaraan roda dua. Namun setelah dilakukan verifikasi ulang, terdapat satu unit mobil yang digunakan oleh pejabat yang belum pensiun.
“Satu unit yang dipegang Pak Irai (Irai Suartika, mantan Plt Kasatpol PP) itu kita batalkan penarikannya, karena setelah kita cek, ternyata beliau masih dinas,” ujar Laras.
Dari target tersebut, saat ini yang sudah berhasil ditarik oleh Kejaksaan Negeri Teluk Bintuni hampir 16 unit mobil. Tiga unit masih dalam perjalanan menuju Teluk Bintuni, karena ditarik dari luar kota.
Penarikan mobil dinas dari mantan pejabat yang sudah pensiun maupun mutasi ini, merupakan implementasi dari Proposal Proyek Perubahan yang disusun Laras Nuryani dalam mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan IX Tahun 2025.
Dalam proposal berjudul Tuntaskan Aset, Bangun Sistem Akuntabilitas ini, Laras Nuryani mendapat dukungan penuh dari Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara yang juga bertindak selaku mentor.
Melihat progres dari penarikan kendaraan dinas, kata Laras, Wabup Joko Lingara menyampaikan apresiasi terhadap gerak cepat kejaksaan dalam mengamankan aset kendaraan Pemda.
Usai turun mengikuti penarikan mobil dinas, Laras Nuryani melihat kondisi kendaraan hasil penarikan yang saat ini diparkir di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Teluk Bintuni.
Untuk kendaraan yang sudah berhasil di tarik, Laras Nuryani akan melaporkan ke Bupati Teluk Bintuni dan menunggu arahan untuk penggunaan kendaraan tersebut. Untuk kendaraan yang kondisinya masih bagus dan belum memenuhi syarat lelang, akan digunakan sebagai kendaraan operasional dinas.
“Untuk aset yang sudah ditarik dan kondisinya masih bisa dipergunakan, kami menunggu petunjuk pimpinan. Karena banyak juga eselon II dan III yang belum mendapatkan mobil operasional dinas,” ujar Laras. (Susi)
