Tutup Latsar CPNS Formasi 2021, Bupati Yohanis Manibuy Tekankan ASN Adalah pelayan Masyarakat

BINTUNI, SuaraTeluk.com – Sebanyak 299 peserta dinyatakan telah menyelesaikan seluruh rangkaian pembinaan pelatihan dasar (Latsar) yang berlangsung selama empat bulan.Kandati itu, Bupati Teluk Bintuni. Yohanis Manibuy, secara resmi Menutup Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2021 di Gedung Sasana Karya Sp3, Distrik Menimeri, Kamis (16/7/2026).
Dalam Sambutanya, Bupati Yohanis Manibuy mengatakan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil merupakan tahapan yang wajib diikuti oleh setiap CPNS melalui pembelajaran klasikal, pembelajaran mandiri, serta aktualisasi di unit kerja sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Menurutnya, Latsar ini dilaksanakan sebagai bagian dari proses pembentukan Aparatur Sipil Negara yang profesional, berintegritas, beretika, serta berorientasi pada pelayanan publik, ujar Bupati
Melalui pelatihan ini, para peserta telah dibekali tidak hanya dengan pengetahuan dan keterampilan teknis sesuai bidang tugasnya, tetapi juga dengan pembentukan karakter, penguatan sikap, serta internalisasi nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK sebagai pedoman dalam menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat.Di hari ini, seluruh rangkaian Latsar CPNS telah diselesaikan dalam kurun waktu sekitar 7 bulan.
Pada kesempatan yang baik ini, selaku Kepala Daerah sekaligus Pejabat Pembina Kepegawaian, menegaskan beberapa hal kepada seluruh peserta Latsar CPNS.Pertama, jadikan nilai-nilai integritas, disiplin, loyalitas, profesionalisme, dan akuntabilitas sebagai landasan utama dalam melaksanakan setiap tugas dan tanggung jawab sebagai Aparatur Sipil Negara.Kedua, berikan pelayanan publik yang cepat, ramah, berkualitas, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Kehadiran ASN harus mampu memberikan manfaat nyata, membangun kepercayaan publik, serta menjadi solusi atas berbagai kebutuhan pelayanan pemerintahan.Ketiga, senantiasa menjaga etika, tata krama, serta komunikasi yang baik di lingkungan kerja. Bangun koordinasi, kolaborasi, dan semangat kebersamaan sebagai bagian dari budaya kerja birokrasi yang profesional.
Lanjut Bupati, belakangan ini berkembang kecenderungan adanya ASN Kabupaten Teluk Bintuni yang menyampaikan aspirasi melalui demonstrasi bahkan aksi pemalangan kantor pemerintahan. Bupati tegaskan bahwa negara menjamin hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat.
Namun demikian, sebagai Aparatur Sipil Negara, pelaksanaan hak tersebut harus tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan, mekanisme yang berlaku secara berjenjang, serta mengedepankan musyawarah untuk mencapai mufakat” jelas Bupati
Dengan demikian ia juga meminta kepada seluruh peserta agar tetap bersabar dalam menjalani setiap proses administrasi kepegawaian maupun pelaksanaan berbagai kebijakan pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku.
Sehingga, menurutnya kesabaran, dedikasi, serta kinerja yang baik merupakan bentuk tanggung jawab moral dan profesional sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, ujar Bupati Sebelum mengakhiri sambutan ini.
Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah berhasil menyelesaikan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Formasi Tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni.Teruslah menunjukkan dedikasi, integritas, loyalitas, dan kinerja terbaik di unit kerja masing-masing sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, daerah, bangsa, dan negara, Jagalah nama baik Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni melalui perilaku yang santun, beretika, bertanggung jawab, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat, pungkasnya
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Teluk Bintuni, Sefnat Manikrowi, menjelaskan pelaksanaan kegiatan ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Daerah Teluk Bintuni dengan BPSDM Provinsi Papua Barat dan telah berjalan sesuai ketentuan peraturan yang berlaku.
Sefnat memaparkan bahwa dari total 303 peserta yang dijadwalkan hanya terdapat 299 orang selesai mengikuti seluruh tahapan kegiatan dikarenakan 1 orang dinyaatakan meninggal dunia, 2 orang berhalangan karena sakit, 2 orang mengikuti ujian rancangan, 2 orang mengikuti ujian organisasi. Ujar Sefnat
Sementara itu, Sekretaris BPSDM Provinsi Papua Barat, Dr. Edison Ompe, menekankan Latsar ini bertujuan mengubah mentalitas pelayanan lama menuju mentalitas pelayanan modern yang kompeten, akuntabel, dan adaptif.
Pengetahuan yang didapat harus segera diimplementasikan dalam bentuk aktualisasi nyata di tempat tugas masing-masing, tambahnya.
Kegiatan ini menandai berakhirnya tahap pembinaan dasar, sebelum para peserta ditempatkan secara resmi di unit kerja masing-masing lingkungan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni. (Susi)
