MRPB Gelar Pertemuan Organisasi Lintas Keagamaan

Majelis Rakyat Papua Barat adakan pertemuan kelompok FKUB dan organisasi lintas keagamaan. (Foto/Susi)
BINTUNI, SuaraTeluk.com – Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) melaksanakan pertemuan Kelompok kerja agama bersama Forum kerukunan umat beragama melaksanakan (FKUB) dan Organisasi Lintas Keagamaan Teluk Bintuni, Kamis (11/12/2025).
Pertemuan berlangsung di Aula Kementrian Agama Teluk Bintuni, dalam rangka mendorong terwujudnya pemantapan kerukunan hidup beragama di Teluk Bintuni.
Dalam sambutan Wakil Ketua I FKUB Teluk Bintuni, Nurkholis, S.Ag, Acara saat ini di danai oleh MRP Papua Barat, dan FKUB sebagai pelaksana untuk mewujudkan kerukunan umat beragama yang harus saling koordinasi dan bahu membahu dalam mewujudkan kehidupan yang Dinamis di Teluk Bintuni.
Ketua Pokja Agama Papua Barat, Abdul Samad Bauw menyampaikan bahwa MRP Papua Barat aktif dalam melakukan Pertemuan dengan FKUB dan organisasi lintas keagamaan. Ia katakan MRP Papua Barat sampai dengan saat ini telah memfasilitasi haji dan umroh dan selama ini berjalan dengan baik dan tidak terjadi permasalahan.
MRP Papua Barat juga aktif dalam operasional pelayanan keagamaan terhadap masyarakat, Pendidikan dan Yayasan. MRP Papua Barat telah memperjuangkan adanya tokoh agama yang saat ini telah duduk di Kementerian Agama RI.
Lebih lanjut terkait dengan Seni budaya, memohon dukungan dari Pemkab Teluk Bintuni sehingga dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan dan akan memperjuangkan program Pemerintah dalam meningkatkan kerukunan umat beragama.
Sementara Plt. Asisten III Pemkab Teluk Bintuni, Yohanis R. Manobi menyampaikan terkait dengan penyampaian dari Ketua Kemenag Teluk Bintuni dan Ketua Pokja MRP Papua Barat, akan iasampaikan kepada Bupati.

Asisten llll Pemkab Teluk Bintuni, Yohanis R Manobi. Saat sampaikan sambutan Bupati. (Foto/Susi)
Menurutnya arus informasi dan pergerakan sosial tentang kerukunan beragama terkait isu dan provokasi melalui medsos terkadang menimbulkan ketegangan lintas agama, sehingga menuntut masyarakat untuk lebih cermat, aktif dalam mengantisipasi, dengan dialog kerukunan umat diharapkan dapat menyelesaikan berbagai permasalahan yang terjadi.
Sebagai keluarga besar Umat beragama kabupaten Teluk Bintuni, ia harus menjaga kerukunan beragama dan meningkatkan sinergitas dalam mewujudkan kehidupan masyarakat Teluk Bintuni yang lebih Harmonis dalam bingkai toleransi dan saling menghormati.
Semoga pertemuan ini dapat bermanfaat bagi umat beragama di Teluk Bintuni dan semakin menjunjung toleransi, semakin bersinergi dalam mewujudkan kehidupan yang damai dan penuh kasih. Ujar Manobi. (Susi)
