Dinkes Teluk Bintuni Berkomitmen Menekan Angka Penyakit Menular masyarakat Dengan Cara Gencar Mobile VCT dan Skrining TB

BINTUNI, SuaraTeluk.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Teluk Bintuni terus berkomitmen dalam menekan angka penularan penyakit menular di masyarakat. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan gencar melaksanakan kegiatan Mobile VCT (Voluntary Counseling and Testing) untuk HIV dan skrining Tuberkulosis (TB) secara bersamaan di 11 distrik yang berada di wilayah Kabupaten Teluk Bintuni.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis R. Manobi, S.Pi., MM., melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Irma Said, SKM., M.Kes., menjelaskan bahwa integrasi kedua layanan kesehatan ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan pelayanan bagi masyarakat.
“Kami telah melaksanakan Mobile VCT dan skrining TB ini secara bersamaan. Pendekatan ini sengaja kami pilih untuk mempermudah masyarakat mendapatkan dua layanan pemeriksaan kesehatan penting sekaligus dalam satu waktu,” ujar Irma Said.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari Tahap 1 yang mencakup 11 distrik target, yaitu: Distrik Bintuni, Manimeri, Muturi, Tuhiba, Merdey, Tofoi, Tanah Merah, Babo, Dataran Beimes, Weriagar, dan berakhir di Distrik Aranday.
Respons masyarakat di 11 distrik tersebut terbilang sangat tinggi. Berdasarkan data rekapitulasi Dinas Kesehatan pada Tahap 1 ini, tim medis di lapangan berhasil mengumpulkan dan memeriksa sebanyak 1.390 sampel skrining HIV dan 1.433 sampel skrining TB.
Irma Said menambahkan, program ini mengusung metode proaktif demi memastikan masyarakat di wilayah terpencil tetap mendapatkan hak pelayanan kesehatan secara merata.
Kegiatan ini bertujuan untuk penemuan kasus aktif HIV dan TB secara jemput bola langsung di lapangan. Dengan menemukan kasus secara dini, kita bisa segera memberikan penanganan medis yang tepat sekaligus memutus mata rantai penularan di tengah masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni, pungkasnya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni berharap program intervensi ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan demi mewujudkan masyarakat Teluk Bintuni yang lebih sehat dan bebas dari ancaman penyakit menular. (Susi)
