Bupati Matret Kokop Serahkan DPA Secara Simbolis Kepada Jajaran OPD

Usai penyerahan DPA kepada jajaran OPD, Bupati foto bersama dengan pimpinan OPD. (Foto/Susi)
BINTUNI, SuaraTeluk.com – Bupati Teluk Bintuni Matret Kokop menyerahkan secara simbolis Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2025 kepada jajaran OPD yang berlangsung pada Jumat (14/2/2025) sore.
Penyerahan DPA dilaksanakan di aula Sasana karyasa dan ksikan oleh sejumlah pejabat OPD dan kepala distrik.

Bupati Matret Kokop menyerahkan DPA secara simbolis kepada pimpinan OPD
Dalam arahannya Bupati Matret Kokop mengatakan DPA ini diserahkan satu minggu sebelum berakhirnya masa jabatan bupati Petrus Kasihiw dan Wakil Bupati Matret Kokop. Ia berharap setelah dibagikan, aktifitas perkantoran bisa berjalan sebagaimana mestinya.
“Ini sebagai kegiatan terakhir hari ini saya menyerahkan dokumen DPA tahun 2025 untuk semua pimpinan OPD mudah-mudahan dapat digunakan dengan sebaik baiknya,” Ujar Matret.
Dalam kesempatan tersebut Bupati juga menekankan pentingnya menggunakan anggaran secara efektif dan efisien. Memanfaatkan anggaran untuk kepentingan masyarakat luas.
“Intinya efektif dan efisien, kita harus cermati, penjabarannya seperti apa silahkan jabarkan sendiri,” Ujar Matret
Kendati demikian, Bupati mengatakan, ada potongan anggaran dari pemerintah pusat sebesar 135 Milyar. Hal ini sesuai dengan Inpres No 1 Tahun 2025 tentang efisiensi penggunaan anggaran.
Sementara di tempat yang berbeda, Kepala Bidang Anggaran pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jefri Patinusa mengatakan, potongan anggaran dana sebesar 135 milyar ini akan diambil dari sejumlah sumber seperti DAK Rp. 39 Milyar, DAU Rp.91 Milyar dan Dana Otsus sebesar Rp.4 milyar lebih. Pemangkasan anggaran ini melingkupi pemangkasan program kegiatan seperti Perjalanan dinas, rapat, sosialisasi dan bimtek.
Pemotongan ini tentu berdampak pada pemangkasan anggaran di sejumlah OPD. Namun demikian sampai saat ini belum bisa dipastikan OPD mana saja yang akan dipangkas. Hal ini nanti akan dibedah lagi, kira-kira pos anggaran mana yang akan dipangkas di masing-masing OPD,” Ujar Jefri kepada media ini. (Susi)
