Kadin PMK Haris Tahir, Koperasi Merah Putih Bertujuan Untuk Mendorong Ketahangan Pangan

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, DR. Drs. H. Haris Tahir, saat di wawancara Media ini. (Foto/Susi)
BINTUNI, SuaraTeluk.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, DR. Drs. Haris Taher, ketika di temui Media ini di depan aula Sasana Karya perkantoran Bupati mengatakan pembentukan Koperasi Merah Putih disetiap kampung definitif yang ada di Kabupaten Teluk Bintuni terus dikejar. Selasa (17/6/2025).
Pasalnya, Perkembangan sebanyak 115 kampung definitif dan 2 kelurahan telah mendaftarkan pembentukan koperasi merah putih ke Notaris.
Harus mengatakan pembentukan koperasi disetiap kampung bertujuan untuk mendorong ketahanan pangan, serta menunjang usaha pertanian, perikanan, usaha mikro, dan lainnya.
“115 kampung kita sudah tetapkan disana (Notaris), tinggal menunggu prosesnya, di Notaris sudah, pengajuannya sudah dari Minggu lalu,” Ucap Haris
Kendati itu, katanya pembinaan koperasi merah putih Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM. Secara teknis untuk pemerintahan kampungnya ada di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung. Sementara pengembangan koperasi dilakukan oleh lintas sektoral.
Dikatakannya bahwa misalnya koperasi yang berusaha di bidang perikanan, nanti Dinas Perikanan yang memberikan pendampingan. Koperasi pertanian akan didampingi Dinas Pertanian, begitu juga dengan bidang-bidang terkait. Ujarnya
“Kalau Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, itu lintas sektoral ya, bisa pemerintahannya, bisa dalam sistem ekonomi kreatif masyarakat, yang biasa disebut home industri,” Ujar Haris menambahkan
Ditargetkan, pembentukan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Teluk Bintuni selesai 100 persen di bulan Juni ini. Selanjutnya akan ada pembenahan struktur tata usahanya, karena pihaknya berharap setiap koperasi menghasilkan produk unggulan yang berbeda -beda. Ujar Haris
Ia berharap satu kampung satu produk, itu menjadi target, supaya nanti bisa menjadi provides (suplai) antar desa yang satu dengan desa yang lainnya. Ujar Haris lagi. (Susi)
