Friska Pricilia Kasihiw Nahkodai Dekranasda Kabupaten Teluk Bintuni Periode 2022-2024

BINTUNI,SuaraTeluk.com – Pelantikan pengurus Dewan Kerajinan Nasional, Friska Pricilia Kasihiw nahkodai Organisasi Dekranasda Kabupaten Teluk Bintuni periode 2022-2024.
Saat ini, ada sejumlah nama sebagai pengurus diantaranya Sekretaris Rheinhard C. Maniagasi, Bendahara Herlina C.E Budhy, giat berlangsung di Aula Sasana Karya Perkantoran SP 3 Distrik Manimeri.
Pelantikan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Teluk Bintuni masa bakti tahun 2022-2024 ini di hadiri oleh Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw, serta ketua Harian Dekranasda Provinsi Papua Barat, Drs. Enos Aronggear, MM, dan sejumlah tamu undangan lainnya, Selasa (7/5/2024).
Usai di lantik Dekranasda Kabupaten Teluk Bintuni, Friska Pricilia Kasihiw dalam sambutannya mengajak para pengurus yang baru dilantik untuk menjalankan tugas dan fungsi pokok Dekranasda dengan baik. Ia mendorong mereka untuk menggali, menghimpun, dan mengembangkan usaha kerajinan seni tangan, sebagai langkah untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Penjabat Ketua Harian Dekranasda Papua Barat, Enos Aronggear, menekankan pentingnya peran Dekranasda dalam menggerakkan sektor kerajinan di daerah.
Dengan memberikan arahan yang jelas dan dukungan yang memadai, ia optimis bahwa Dekranasda dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam memajukan industri dan kerajinan lokal.
Tempat yang sama Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw, menegaskan bahwa pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat harus menjadi fokus utama bagi Dekranasda. Dengan memanfaatkan potensi kerajinan lokal, diharapkan dapat diciptakan peluang-peluang baru yang dapat meningkatkan pendapatan dan taraf hidup masyarakat setempat.
Pada kesempatan tersebut, juga disampaikan bahwa Dekranasda memiliki tanggung jawab yang besar dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya lokal. Melalui upaya pelestarian tersebut, diharapkan dapat dilestarikan keberagaman budaya dan seni tradisional yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Teluk Bintuni.
Sebagai penutup acara, para pengurus yang baru saja dilantik berkomitmen untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka dengan penuh dedikasi. Mereka siap bekerja sama dalam mengembangkan potensi kerajinan lokal serta menghasilkan produk-produk berkualitas yang mampu bersaing di pasar global.
Dengan berakhirnya acara pelantikan ini, diharapkan Dekranasda Teluk Bintuni dapat menjadi motor penggerak utama dalam mengembangkan kegiatan di bidang industri kerajinan seni tangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut. (Susi)
