PWI Teluk Bintuni Dilantik, Bupati Yohanis Manibuy Dukung Profesionalisme Wartawan Sebagai Mitra Strategis Daerah

Bupati dan wakil Bupati Teluk Bintuni hadiri pelantikan pengurus PWI periode 2026-2029. (Foto/Kominfo Teluk Bintuni).
BINTUNI, SuaraTeluk.com – Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, SE., MH., menyoroti tantangan dunia pers di era digital yang diwarnai maraknya hoaks, disinformasi, dan manipulasi informasi di ruang publik.
Menurut Bupati, pers memiliki posisi penting dalam pembangunan daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.Bupati mengajak seluruh wartawan untuk bersama sama turut dalam membangun dan memajukan daerah. Salah satunya melalui pemberitaan yang positif.
Bupati mengatakan komitmen membangun hubungan harmonis antara pemerintah dan insan pers kembali ditegaskan dalam pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Teluk Bintuni masa bakti 2026–2029.
Hal itu di sampaikan saat menghadiri pelantikan kepengurusan PWI Teluk Bintuni yang berlangsung di aula sasana karya kantor Bupati,SP 3 Distrik Manimeri, pada Selasa (19/5/2026).
Pelantikan yang berlangsung khidmat itu menurutnya adalah momen sekaligus menjadi ajang untuk memperkuat sinergi media dan pemerintah daerah di tengah tantangan arus informasi digital yang semakin kompleks. Ujar Bupati
Selain pelantikan acara tersebut dilanjutkan dengan rapat kerja 1 dan orientasi keanggotaan PWI Teluk Bintuni, pelantikan ini mengusung tema “PWI bersinergi tingkatkan solidaritas menuju visi Teluk Bintuni sejahtera dan Serasi,”.
Dikatakan Bupati bahwa Pers tidak hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun literasi publik, memperkuat partisipasi masyarakat, dan menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan rakyat,” Ujar Bupati
“Pers tidak hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun literasi publik, memperkuat partisipasi masyarakat, dan menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan rakyat,” Ujar Yohanis.
Ia mengapresiasi pelaksanaan pelantikan, konferensi kerja, dan orientasi keanggotaan yang dinilai sebagai bentuk komitmen menghadirkan karya jurnalistik profesional dan edukatif.
Bupati berharap kepengurusan baru segera menyusun program kerja yang realistis dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman, termasuk peningkatan kapasitas wartawan lokal melalui orientasi dan UKW.Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni.
lanjutnya, berkomitmen mendukung kebebasan pers yang bertanggung jawab serta membangun hubungan harmonis antara media dan pemerintah daerah.”Saya mengajak seluruh insan pers menjaga persatuan, kondusivitas daerah, dan bersama-sama memerangi penyebaran berita hoaks demi mendukung pembangunan di Tanah Papua, khususnya Kabupaten Teluk Bintuni,” Ujar Bupati.
Ketua PWI Teluk Bintuni Adrian Edwin Abraham Kairupan mengapresiasi pengurus PWI periode 2022–2025 atas kontribusi dan fondasi organisasi yang telah dibangun selama ini. Ia mengajak seluruh insan pers di Teluk Bintuni memperkuat solidaritas organisasi serta menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Papua Barat, Bustam, ST., menegaskan pelantikan pengurus baru bukan sekadar seremoni. Namun pelantikan ini menandai adanya amanat besar untuk menjaga marwah organisasi dan meningkatkan kualitas kewartawanan di Papua Barat, khususnya di Kabupaten Teluk Bintuni.
Disampaikan Bustam bahwa wartawan tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga berfungsi sebagai kontrol sosial, mitra strategis pemerintah, dan penyambung aspirasi masyarakat.
Bustam tekankan tiga hal dalam menjalankan profesi wartawan yakni profesionalisme, integritas, dan netralitas harus menjadi pegangan utama setiap wartawan, ujar Bustam saat memberikan sambutan diacara pelantikan.

Ketua PWI Provinsi Papua Barat, Bustam, ST., melantik ketua dan pengurus PWI Teluk Bintuni periode 2026-2029 di aula sasana karya. (Foto/Kominfo Teluk Bintuni)
Lebih lanjut Bustam menjelaskan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital agar insan pers mampu menghadirkan informasi yang akurat, terpercaya, dan relevan di tengah derasnya arus informasi saat ini.
Selama kepemimpinannya Bustam mengatakan, PWI Papua Barat terus mendorong peningkatan kapasitas wartawan melalui orientasi keanggotaan dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang telah dilaksanakan sebanyak sembilan kali. (Susi)
