Si Jago Merah Hanguskan 2 Unit Ruko Di Jalan Raya Kalikodok

Nampak terlihat sejumlah anggota Brimob sedang mengevakuasi barang-barang milik Galaxy Digital Printing. (Foto/Susi)
BINTUNI, SuaraTeluk.com – kepanikan terjadi di kawasan Kota Bintuni jalan raya kalikodok lingkungan kampung lama Distrik Bintuni Timur, pada waktu menunjukkan sekitar pukul 9 : 30 Wit. Sebab terjadinya kebakaran pada Apotik Nurul Farma dan Galaxy Digital Printing belum di ketahui penyebabnya. Jumat (20/9/2024).
Beruntungnya para anggota Brimob yang berada di markas langsung keluar dan melakukan penanganan ke tempat kejadian perkara (TKP), dan langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran dan di bantu oleh anggota kepolisian sehingga api tak merembet ke bangunan lain.
Salah satu saksi mata, Rianto mengatakan sekitar pukul 9:30 Wit. Ia melihat asap ngepul sehingga membuat ia dan 7 orang lainnya berlarian melewati belakang apotek dan melihat api masih kecil, namun adanya tabung gas sehingga membuat mereka takut untuk masuk kedalam.
Pengelola Apotek Nurul Farma, Arifuddin mengatakan api bermula dari belakang atas plapon, pada saat kebakaran tidak ada aktivitas masak- memasak di dapur. Ia mengatakan bahwa api tiba-tiba muncul dari atas plafon, ia mengatakan tidak tahu asalnya api. Dari kejadian ini Arifuddin mengungkapkan bahwa pihaknya mengalami kerugian ratusan juta rupiah.
“Saya mengalami kerugian ratusan juta rupiah, di antaranya satu unit sepeda motor honda Revo dan surat-surat penting lainnya,” Ujar Arifuddin
Sementara itu pemilik usaha digital Printing Galaxi, Taat Badruddin menyampaikan, ia baru mengetahui adanya kebakaran setelah ada warga yang memberi tahu bahwa adanya asap di belakang. Setelah itu, ia kebelakang untuk mengecek dan ternyata ada api, ia sempat menendang tanki profil air yang ada di belakang namun api semakin besar dan membakar ruko miliknya.

Ruko Galaxy Digital Printing, (Foto/Susi)
“Saya didepan melayani orang, tiba-tiba ada orang datang kasih tau ada asap besar di belakang dan saya sempat naik di atas kamar mandi karena di atasnya ada Profil air jadi saya tendang sampai bocor, dan api semakin besar, saya hampir saja pinsan,” Kata Taat Badruddin kepada media ini.
Taat Badruddin mengatakan ia dan karyawannya sempat memadamkan api, namun api menyebar dengan cepat. Sehingga membuat ia dan karyawannya sulit untuk menyelamatkan barang barang berharga
Ia berujar bahwa pada saat kejadian itu, ia berada di rumah bersama keluarga, disisi lain ia mengatakan beruntungnya tidak ada korban jiwa di dalamnya. Namun uang sebesar Rp. 20 hingga 30 juta Cash hangus, akibat dari kebakaran ini ia mengalami kerugian sebesar Rp. 2 Milyar. (Susi)
