Rumah Sakit Pratama Babo Raya Mulai Laksanakan Seleksi Penerimaan SDM Pegawai ASN dan Non ASN

BINTUNI, SuaraTeluk.com – Rumah Sakit Pratama Babo Raya (RSPBR) Bintuni laksanakan seleksi penerimaan SDM pegawai ASN dan Non ASN formasi Tahun 2026. Pelaksanaan seleksi ini berlangsung di aula Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni. Senin (1/12/2025).
Ketua panitia seleksi, Samuel Manibuy, SKM, MM., menyampaikan Proses dan tahapan seleksi pada penerimaan sumber daya manusia bidang kesehatan, sebagai persiapan untuk ditempatkan di RS Pratama b Babo Raya Tahun 2026. Proses rekrutmen akan dilaksanakan dalam tiga gelombang.
Gelombang pertama adalah untuk tenaga kesehatan, yang pada hari ini dimulai dengan tenaga perawat dan bidan, untuk kemudian besok hari dilanjutkan dengan tenaga farmasi dan analis laboratorium medis, dan diteruskan juga dengan tenaga-tenaga kesehatan penunjang lainnya.
Selanjutnya, gelombang kedua adalah untuk tenaga administrasi kesehatan dan tenaga umum. Dan gelombang ketiga adalah untuk para tenaga medis, mulai dari dokter umum, dokter gigi hingga dokter Spesialis.
Seluruh proses penerimaan akan melalui dua tahapan utama seleksi, yakni tahap seleksi administrasi yang mencakup legalitas persyaratan berpraktek bagi para tenaga medis dan tenaga kesehatan, serta tahap seleksi kompetensi yang terdiri dari ujian tertulis, ujian praktek, dan wawancara serta psikotes. Ujar Samuel.
Mewakili Bupati Teluk Bintuni, Staf Ahli Bupati, Martinus Aronggear menyampaikan terkait dengan adanya laporan bahwa cukup banyak pelamar yang belum lolos seleksi administrasi karena kendala tidak memiliki Surat Tanda Registrasi (STR), ia menghimbau kepada para pimpinan organisasi profesi agar terus mendukung peningkatan kapasitas anggotanya.
Ia menyampaikan lakukan pembinaan berkelanjutan terkait kompetensi, pendampingan proses legalitas profesi, serta peningkatan akses pelatihan sangat diperlukan untuk memastikan tenaga kesehatan di Teluk Bintuni selalu siap bersaing dan memenuhi standar nasional. Ujar Martinus
Sementara direktur RSPBR dr. Novi Sumihartini menyampaikan rekrutmen SDM terbagi menjadikan dua formasi, formasi ASN dan Non ASN. Untuk Formasi ASN ini dibagi menjadi dua yaitu CPNS maupun PPPK.

Direktur Rumah Sakit Pratama Babo Raya Teluk Bintuni, dr. Novi Sumihartini, saat di wawancara media ini. Senin (1/12/2025). (Foto/Susi)
Menurutnya, peserta seleksi bisa saja dari Puskesmas, RSUD Bintuni yang sudah ada ataupun dari RS dari luar Bintuni, seperti ada pelamar dari Kabupaten Manokwari, sehingga dimungkinkan kedepannya juga akan dilakukan mutasi kepada tenaga ASN tersebut. Ujar direktur RSPBR
Selanjutnya dr. Novi katakan untuk non ASN direkrut honorer sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebelumnya tahapan seleksi administrasinya sudah lakukan penyebaran informasi sejak awal November, kemudian dilanjutkan dengan penerimaan berkas. Di minggu ke tiga proses seleksi administrasi, dan di awal Desember telah melakukan seleksi kompetensi
Terkait perekrutan Orang Asli Papua (OAP), merekrut sebanyak 40 persen OAP. Tentunya hal ini tidak mengesampingkan standar adminitrasi dan kompetensi yang ada.
Kendati itu untuk OAP standarnya tidak kami turunkan, tetapi nakes yang memiliki sertifikat kompetensi tetapi belum diurus STR nya tetap kami akomodir, terima. Pengurusan STR nya akan dibantu oleh RS Babo Raya, ujar dr. Novi. (Susi)
