RSUD Bintuni Komitmen Berikan Pelayanan Kesehatan Setara Tanpa membedakan Status BPJS Mandiri Maupun PBI

Plt. Direktur RSUD Teluk Bintuni, dr. Novita Panggau, Sp. PD. saat di wawancara media ini di ruang kerjanya. (Foto/Susi)
BINTUNI, SuaraTeluk.com – Rumah Sakit Umum Daerah Teluk Bintuni berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan setara tanpa membedakan status kepesertaan BPJS Mandiri maupun PBI (Penerima Bantuan Iuran). Sesuai prinsip JKN dan aturan pemerintah, pelayanan medis diberikan gratis bagi peserta aktif, memastikan akses kesehatan adil, berkualitas.
Pelaksanaan tugas (Plt) Direktur RSUD Teluk Bintuni, dr. Novita Panggau, Sp.PD., menyampaikan pasien yang mempunyai BPJS Mandiri maupun Penerima Bantuan Iuran (PBI) pihak RSUD tidak membeda bedakan, bahkan untuk pasien yang tidak mempunyai kartu BPJS atau asuransi lain tetap di layani.
Khusus untuk masyarakat Teluk Bintuni yang belum mempunyai kartu BPJS pihak RSUD akan membantu untuk aktifasi dengan cara menginformasikan kepada Dinas Sosial dan BPJS, dikarenakan Teluk Bintuni Kabupaten di kenal dengan Universal Health Curvic, itu artinya semua penduduk Bintuni sudah mempunyai jaminan JKN atau BPJS. Ujar Direktur RSUD, dr. Novita kepada media ini di ruang kerjanya pada Jumat (27/2/2026).
“Khusus untuk warga masyarakat Teluk Bintuni yang belum mempunyai kartu BPJS pihak RSUD akan bantu untuk mengaktifasi denga cara menginformasikan kepada dinas sosial,” Ujar dr. Novita
Dijelaskan Direktur RSUD bahwa sejauh ini untuk kesehatan masyarakat Teluk Bintuni masih terus gratis, hal ini akan di kalim ke BPJS, Pemerintah membantu dengan APBD, biaya operasional, belanja pegawai. Ujarnya
Untuk proses klaim ke asuransi sendiri di jelaskan Direktur RSUD bahwa untuk JKN mempunyai sistem sendiri, hal ini di pastika pasien akan berobat dulu setelah itu baru di ajukan Klaim, kadang masalahnya adalah contoh saat ajukan klaim, contoh ajukan 10 pasien kadang semua tidak ter-cover oleh BPJS. Mungkin hanya ter-cover 9 pasien yang 1 tidak memenuhi Syarat oleh BPJS.
“Saya rasa masalah ini di RSUD manapun juga sama, Bintuni juga seperti itu,” Ujar dr. Novita
Kendati itu, sejuah ini RSUD Teluk Bintuni untuk klaim BPJS coba optimalkan semaksimal mungkin dan sudah ada hasil dari tahun lalu. Direktur mengatakan jauh sekali memang pendapatan RSUD dari target yang di haruskan sudah 2 kali lipat dari yang di targetkan pendapatan klaim BPJS. tambah direktur.
Kesehatan gratis dari pemerintah bukan berarti gratis ini dikarenakan RSUD Teluk Bintuni sudah universal caveric, sehingga RSUD bekerja sama dengan BPJS dan dinas sosial.
“Kami tidak ada klaim BPJS ke pemerintah daerah, kami di Sport dari APBD dari pemerintah daerah sama sudah sangat besar,” Tambah dr. Novita. (Susi)
