PHBI Teluk Bintuni Gelar Peringatan Maulid Nabi, Ini Kata Wabup Joko Lingara

Nampak Wakil Bupati Joko Lingara di dampingi anggota DPR PB Erwin Beddu Nawawi, anggota DPRK Teluk Bintuni, Roy Marthen Masyawei bersholawat di Masjid Nurul Iman, Distrik Sumuri. (Foto/Susi)
BINTUNI, SuaraTeluk.com – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Teluk Bintuni memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiuluawal 1447 Hijriyyah/ 2025 M. Yang diselenggarakan di Masjid Nurul Iman Kampung Tanah Merah Baru, Distrik SUMURI Kabupaten Teluk Bintuni.
Acara ini di hadiri oleh Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara di dampingi istri Ny. Nurdiana Lingara, Anggota DPR PB, Erwin Beddu Nawawi, anggota DPRK Teluk Bintuni, Roy Marthen Masyawey, Kepala Dinas Perhubungan, Viktor E. Ririhena, Ketua KNPI Kenny Kinderwara.

Ny. Nurdiana Lingara saat mengikuti perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampung Tanah Merah Baru, Distrik Sumuri.( foto/Susi)
Dalam laporan Ketua Panitia, Sulaiman Rumwokas mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiulawal 1447 Hijriyah/2025 M mengusung tema ” Sungguh, pada (diri) Rasullulah benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (Rahmad) Allah dan (Kedatangan) hari Kiamat serta yang banyak mengingat Allah,”. (QS: Al-ahzab 21). Minggu (7/9/2025).
Sulaiman Rumwokas menyampaikan tujuaan Halal Bil halal kali ini lebih untuk mendekatkan pemerintah daerah dengan masyarakat yang ada di kampung Tanah Merah Baru Distrik Sumuri.
Ia menyampaikan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini untuk menjaga persatuan dan kesatuan agar kerukunan hidup di Kampung Tanah Merah Baru Distrik Sumuri tetap terjaga. Sebagaimana yang telah diajarkan Nabi Muhammad SAW, ujarnya.
Sementara Wakil Bupati Joko Lingara, dalam tausyiah singkatnya menyampaikan Agama Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW adalah rahmat bagi seluruh alam. Olehnya itu, teladan Nabi Muhammad SAW patut dijalankan dalam kehidupan sehari-hari, saling menghormati, tolong menolong, menghargai perbedaan, dan paling penting menjunjung tinggi nilai persaudaraan antar sesama dikampung Tanah Merah Baru, Distrik Sumuri.

Wakil Bupati Joko Lingara saat memberikan Tausyiah di hadapan masyarakat Tanah Merah Baru Distrik Sumuri di Masjid Nurul Iman. (Foto/Susi)
Dikatakan Joko bahwa agama keluarga yang ada dikampung Tanah Merah Baru, Distrik Sumuri harus tetap dijaga dan saling baku sayang, Ujar Wabup Joko Lingara di hadapan
“Dalam satu keluarga contohnya marga Masipa dan Kamisopa ada yang beragama Muslim, Kristen Katolik dan Kristen Protestan. Itulah yang membuat kita sehingga saling menghargai dan menghormati tetap terpelihara dengan baik hingga sekarang,” Kata Wabup
Wabup Joko menjelaskan kerukunan beragama tanggung jawab bersama jangan terprovokasi oleh gesekan kecil, namun bersama menjaga agama keluarga ini, seluruh tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan dan pemuda yang ada di kampung Tanah Merah Baru Distrik Sumuri, tambah Wabup Joko
Selanjutnya Perwakilan gereja Katolik Distrik Sumuri, Martinus Agofa menyampaikan kegiatan keagamaan di wilayah Distrik Sumuri ini sudah menjadi tradisi atau kebiasaan untuk toleransi.
“Disini dikenal dengan agama kekeluargaan salah satu contoh dari marga Masifa ada yang muslim, Katolik dan Protestan jadi semua campur baur,” Kata Martinus
Ia mengatakan jika di wilayah lain ada yang salah paham dengan sengketa atau golongan, namun di wilayah Distrik Sumuri Kampung Tanah Merah Baru tidak akan melakukan hal seperti itu, dikarenakan toleransi di wilayah tersebut menjunjung tinggi agama keluarga. Tambah Martinus
“Setiap hari ke agamaan saling mengundang baik dari Muslim maupun non muslim, karena dari satu golongan ke golongan lain hidup saling membutuhkan,”
Ia berharap apa yang sudah di tanamkan oleh leluhur atau orang tua terdahulu semoga selalu terjaga terus sampai kapanpun, budaya ini di lestarikan selalu. Tutupnya. (Susi)
