Pemkab Bintuni Gelar Parade Budaya Truk Budaya Meriahkan HUT Bintuni ke-22

Plt. Sekretaris Teluk Bintuni, Frans N Awak. Saat memberikan sambutan di acara parade Truk Budaya 7 Suku asli Kabupaten Teluk Bintuni. (Foto/Susi)
BINTUNI, SuaraTeluk.com – Memeriahkan HUT ke-22 yang jatuh pada 9 Juni namun di undur ke 11 Juni, Pemerintah daerah Teluk Bintuni menggelar Parade Truk Budaya. Selasa(10/6/2025).
Parade Truk Budaya yang dimeriahkan dengan tarian-tarian dari 7 Suku Asli Kabupaten Teluk Bintuni, mengambik titik start di lepaskan oleh Plt. Sekda Frans N Awak. Dengan
Parade Truk Budaya dengan mengusing tema “Serasi Menyapa Senja,” Ini ada sebuah tema yang menggambarkan keharmonisan dan keindahan budaya yang di miliki, menyala senja sebagai simbol perjalanan waktu dan harapan akan masa depan yang cerah, ujar Sekda Frans N Awak.

Truk Budaya Suku Irarutu. (Foto/Susi).
Awak mengatakan Parade ini bukan sekedar hiburan, tetapi juga merupakan sarana edukasi bagi masyarakat untuk mengenal dan mencintai warisan budaya dari 7 suku asli Teluk Bintuni. Dikatakan Awak bahwa di atas truk-truk yang indah, akan di tampilkan atraksi budaya, seperti tarian, nyanyian, busana adat dan miniatur Rumah adat yang mencerminkan kekayaan budaya 7 Suku Asli Teluk Bintuni. Ujar Awak
Selaku pemerintah, Awak mengapresiasi dinas pendidikan Kebudayaan pemuda dan olahraga yang mana telah bekerja keras untuk mewujudkan Parade Truk Budaya ini.
“Semoga kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat persatuan dan kesatuan dalam keberagaman Budaya,”. Ucap Awak
Lebih lanjut Plt. sekda Frans Awak mengajak masyarakat 7 Suku untuk melestarikan budaya agung 7 Suku ini agar tidak hilang dan tetap dikenal oleh generasi mendatang. Ia mengatasi budaya adalah jati diri kita, dan dengan melestarikannya, kita dapat menjaga keberlangsungan nilai-nilai luhur yang telah di wariskan oleh para leluhur.

Ketua DPRK Teluk Bintuni, Romilus Tatuta saat melepaskan anak panah tandanya Parade Truk Budaya resmi di mulai. (Foto/Susi)
Parade 7 Suku asli Kabupaten Teluk Bintuni terdiri dari Suku Sumuri, Suku Kuri, Suku Sough, Moskona, Suku Irarutu, Suku Besar Sebyar, Suku Wamesa.
Pelepasan Parade Truk Budaya dengan melepaskan anak panah oleh ketua DPRK Teluk Bintuni, Romilus Tatuta. (Susi)
