Memperingati Hari kartini, DP3AKB Bintuni Gelar Jalan Santai Perempuan Hebat

Wabup Joko Lingara di dampingi Istri Nurdiana Lingara dan Kepala Dinas DP3AKB Jane Fimbay. (Foto/Susi)
BINTUNI, SuaraTeluk.com – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni melalui dinas Pemberdayaan perempuan perlindungan anak dan keluarga berencana melaksanakan jalan santai perempuan hebat dalam rangka memperingati hari kartini yang jatuh pada 21 April 2025
Kegiatan jalan santai ini di lepas oleh Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara dengan mengambil start dari gor sport center kampung lama dan finish di gedung serba guna (GSG) kalikodok.
Menariknya dalam jalan santai ini, Kartini-kartini Teluk Bintuni memakai kostum kebaya, dengan memakai kostum kebaya ini dapat mengenal ciri khas Raden Ajeng Kartini. Sabtu (26/4/2025).

Dari Organisasi perempuan yakni Pimpinan Daerah Aisyiyah, Wanita Katolik Republik Indonesia St. Yohanis, Ibu-ibu Paroki St. Yohanis, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), BKMT Teluk Bintuni, Bhayangkari Cabang Teluk Bintuni, Dharma Wanita Dinsos, Ikatan Bidan Indonesia, Persit Kartika Chandra Kirana, Wanita GPT, Yayasan Phapeda, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB di ramaikan dengan penampilan marching band dari SMA YPK Teluk Bintuni

Dalam laporan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Teluk Bintuni, Jane Fimbay, menyampaikan terdapat 40 organisasi perempuan yang tercatat di Dinas Pemberdayaan Perempuan. Jane menegaskan bahwa momen Hari Kartini adalah pengingat bahwa emansipasi bukan sekadar perjuangan perempuan Jawa, tetapi milik seluruh perempuan Indonesia.
“Perjuangan Kartini mengajarkan kita untuk menjadi perempuan yang mandiri, kuat, dan tetap menghargai peran sebagai istri serta ibu. Mari kita menjadi teladan bagi generasi penerus dan aktif menjaga lingkungan dari sampah plastik, mendukung program 100 hari kerja pemerintah daerah,” ujar Jane
Sementara Wakil Bupati Joko Lingara dalam sambutan menyampaikan Randen Ajeng Kartini merupakan sosok perempuan pejuang, ditengah keterbatasan ruang gerak perempuan pada zamannya.
Dijelaskan Wabup Lingara bahwa Raden Ajeng Kartini muncul dengan gagasan-gagasan besar yang jauh melampui kaum. Perempuan di masa itu. RA Kartini bukan hanya menyuarakan tentang emansipasi, tetapi menyentuh inti perjuangan kemanusiaan, keadilan, kesetaraan dan kebebasan berpikir serta berekspresi. Ujar Wabup Lingara
“Terimakasih kepada DP3AKB Teluk Bintuni dalam bekerjasama dengan organisasi perempuan yang hadir dan menyamarakan kegiatan hari ini,” Pungkas Wabup Lingara
Lebih lanjut Wabup Lingara mengingatkan bahwa visi Indonesia emas 2045 sebenarnya tidak hanya di mulai sejak amak di dalam kandungan, melainkan mempersiapkan kaum perempuan yang berkualitas yang mampu menjadi pendidik yang pertama dan utama bagi anak.
Lingara mengungkap bahwa berbekal kaum perempuan yang berkualitas, baik dari segi edukasi, karakter, wawasan, Serta berkemampuan beradaptasi yang baik tentu visi Indonesia emas 2045 adalah sebuah keniscayaan.
Raden Ajeng Kartini telah menunjukkan bahw perempuan Indonesia memiliki potensi yang besar untuk bahu membahu dengan kaum laki laki bersama membangun bangsa. Lingara menjelaskan salah satu cita cita kartini tentang kesetaraan gender telah mewujud melalui indeks pembangunan gender.
Dikatakan Lingara, suatu tolak ukur nasional untuk mengukur sejauh mana pembangunan manusia Indonesia telah memperhatikan kesetaraan gender. Pemerintah daerah terus berkomitmen untuk memberikan ruang dan kesempatan yang seluasnya bagi kaum perempuan di kabupaten Teluk Bintuni. Ujarnya
” Perempuan teluk bintuni di berikan kesempatan untuk terus belajar, berpartisipasi aktif dari berbagai kehidupan, baik sosial, keagamaan, ekonomi, politik dan pendidikan,”.ujar Wabup menambahkan. (Susi)
