Harga Beras Belum Turun, Masyarakat Di resahkan Dengan Kenaikan Harga Gula
BINTUNI, suatateluk.com – Disaat harga beras belum juga turun, kini masyarakat di resahkan lagi dengan naiknya harga gula pasir.
Harga beras kemasan 20 kilogram sebelumnya di jual dengan harga Rp310 ribu kini naik menjadi Rp 320 sampai 325 ribu. Ujar Lita Rahmatia salah pedagang di pasar Sentral Bintuni
Harga beras ukuran 20 Kilogram di jual dengan harga Rp325 ribu, sebelumnya di jual 310 dan untuk beras ukuran 10 kilogram sebelumnya di jual dengan harga Rp165 ribu kini naik menjadi Rp185 ribu.
Dikatakan Lita Rahmatia bahwa kenaikan harga beras berdampak pada kenaikan harga gula pasir, sebelumnya harga gula pasir per kilogram di jual dengan harga Rp 17.000 ribu kini naik menjadi Rp 19.000 per kilogram.
Kenaikan harga gula pasir dan beras di Pasar Sentral Bintuni terjadi sejak dua minggu terakhir ini. Ujar Lita Rahmatia. Kamis (5/10/2023).
Sambung Lita, naiknya harga gula pasir kemasan 50 kilogram biasanya ia beli dengan harga Rp720 ribu kini naik harga menjadi Rp740 ribu per karung 50 kg.
“Gula juga mulai naik tapi kita masih jual dengan harga 17.000 ribu per kilogram, walaupun gula naik harga per karung 50 kilogram 790 ribu, Ujar Lita
Meskipun harga beras dan gula naik namun,harga komoditi lainnya masih tetap stabil seperti harga Bawang Merah dan Bawang Putih,yang masih tetap dengan harga Rp50 per kg, minyak goreng dan tepung terigu masih dengan harga stabil, harga telur turun harha tmuang awalnya per rak Rp75 kini menjadi Rp70 ribu per rak.
“Ia berharap dengan naiknya harga-harga barang apa lagi menjelang Nataru, pemerintah segera mencari solusi untuk menstabilkan harga, agar supaya bisa mempertahankan daya beli masyarakat dan pedagang” Ujar Lita. (Susi)
