Pemkab Dorong Penambahan Dokter Hewan Berstatus ASN di Kabupaten Teluk Bintuni

Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara saat menyampaikan sambutan di acara penyerahan sapi kurban bantuan kemasyarakatan Presiden. (Foto/Susi)
BINTUNI, SuaraTeluk.com – Kurangnya dokter hewan yang berstatus ASN di lingkup Kabupaten Teluk Bintuni maka Pemkab berencana untuk menambah kuota dokter hewan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Hal ini disampaikan Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara saat secara simbolis menyerahkan sapi bantuan Presiden kepada warga Kampung Bumi Saniari (SP 3), Distrik Manimeri pada Selasa (26/5/2026).
Arius Wonasoba selaku Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan Teluk Bintuni, dalam kesempatan itu mengatakan kebutuhan tenaga dokter hewan di suatu daerah sangat mendesak, terutama untuk pemeriksaan dan pengawasan kesehatan terhadap hewan ternak.
Pada formasi penerimaan pegawai berikutnya, ia berharap ada penambahan dokter hewan ASN. Tenaga dokter hewan sangat diperlukan, apalagi menjelang Hari Raya Kurban, karena hewan ternak harus diperiksa sebelum diserahkan kepada masyarakat, ujar Arius.
Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ester Buntu, S.Pt., M. Pt., mengatakan bahwa untuk saat ini Kabupaten Teluk Bintuni hanya memiliki satu orang dokter hewan berstatus dengan tenaga kontrak.

Kabid Peternakan dan kesehatan hewan, Ester Buntu, (pegang Mic) saat menyampaikan Pemkab Teluk Bintuni saat ini hanya memiliki satu orang dokter hewan berstatus kontrak kepada Wakil Bupati Joko Lingara. (Foto/Susi)
Dikatakan Ester bahwa tenaga dokter hewan yang ada saat ini masih kontrak dan sewaktu-waktu bisa pindah ke kabupaten lain jika mendapat tawaran gaji yang lebih tinggi, ujar Ester kepada Wakil Bupati Joko Lingara.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Joko Lingara menegaskan pemerintah daerah akan berupaya menambah tenaga dokter hewan di Teluk Bintuni. Menurutnya, kesehatan hewan ternak maupun hewan peliharaan perlu mendapat perhatian serius.
Dokter hewan memang sangat diperlukan, khususnya untuk membantu para peternak dalam menjaga kesehatan ternaknya, termasuk pemberian obat dan nutrisi yang tepat, ujar Wabup
Kendati itu Wabup Joko menambahkan, bahwa keberadaan dokter hewan akan membantu meningkatkan kualitas ternak sehingga lebih sehat dan memiliki nilai jual lebih yang tinggi.
“Kalau sapi sehat dan gemuk tentu akan menarik minat pembeli, bahkan bisa dipasarkan ke luar Bintuni. Ke depan saya dan Bupati akan mengupayakan penambahan tenaga dokter hewan karena ini sangat penting bagi daerah kita,” Ujar Wabup. (Susi)
