Inilah Alasan Kepala Dinas Pendidikan Mengambil Langkah Cepat Buka Kelas Sementara di SMA YPK Bintuni

Kepala Dinas Pendidikan, Dr. Hendrik D Kapungan, saat di wawancara media ini. (Foto/Susi)
BINTUNI, SuaraTeluk.com – Akibat konflik keamanan di Meyerga, Moskona Barat, Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat. Berdampak pada aktivitas sekolah yang berada di wilayah tersebut.
Kendati demikian, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Teluk Bintuni, Hendrik D Kapungan mengambil keputusan untuk membuka kelas baru di SMA YPK Bintuni, sebagai kelas belajar sementara untuk 8 siswa SMA Meyerga Moskona Barat. Mengingat Siswa kelas 3 akan mengikuti Ujian Akhir Nasional pada Maret mendatang. Ujar Hendrik D Kapungan kepada Media ini di ruang kerjanya, Selasa (4/2/2025).
“Saya sudah berkomunikasi dengan para guru dan orang tua siswa sambil menunggu arahan lebih lanjut dari pimpinan terkait kondisi keamanan di Meyerga, sambil menunggu arahan selanjutnya saya membuka kelas sementara di SMA Yepeka, hal ini untuk menyelamatkan Pendidikan anak-anak kita kelas 3 SMA Meyerga, Moskona Barat. Kabupaten Teluk Bintuni Provinsi Papua Barat,”. Ujar Hendrik
Dalam beberapa bulan terakhir terjadi konflik keamanan di wilayah Moskona Barat, yang melibatkan aparat keamanan dengan kelompok separitis Organisasi Papua Merdeka (OPM). Akibat dari peristiwa tersebut, masyarakat dan para dewan guru di Moskona Barat mengambil langkah turun ke ibu kota kabupaten Teluk Bintuni untuk mengamankan diri. Ujar Hendrik
Lebih lanjut Hendrik mengatakan bahwa hal ini menjadi persoalan, dikarenakan dalam dua bulan kedepan, para siswa akan mengikuti ujian akhir nasional. Saat ini mereka sudah satu bulan ketinggalan pelajaran, sementara untuk kembali naik ke Meyerga melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) mereka belum mau untuk naik.
“Para gurunya juga belum mau naik, mereka masih takut untuk naik mengajar di Meyerga, persoalan ini yang harus dicarikan solusi agar supaya pendidikan anak-anak ini terselamatkan,” Ujar Hendrik
Sementara Kepala sekolah SMA Meyerga Moskona Barat, Esau G Rumbiak menyambut baik keputusan yang di ambil oleh kepala Dinas Pendidikan yang mengambil langkah cepat Untuk membuka ruang kelas belajar mengajar sementara SMA Yepeka, hal ini untuk menyelamatkan nasib anak didiknya.

Kepala Sekolah SMA Meyerga, Moskona Barat, Esau G Rumbiak. (Foto/Susi)
Kendati itu, kata Esau bahwa ia masih fokus untuk mengurus Pendidikan 8 siswa yang masuk sebagai peserta Unian Akhir Nasional (UAN), kegiatan ini kata Esau akan laksanakan sampai jikalau keamanan dinyatakan kondusif, baru kita semua naik ke Meyerga, ujar Esau (Susi)
