Hari Juang TNI AD ke 78, Momen Penting Mengenang Perjuangan Para Pahlawa
BINTUNI,suarateluk.com – Jum’at (15/12/2023) bertempat di Lapangan Makodim 1806/TB, Jln. Raya Trans Bintuni Manimeri, Distrik Manimeri. Telah di laksanakan ppacara dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD Ke-78 dengan mengusung tema ” TNI Angkatan Darat Maju Bersama Rakyat,”.
Bertindak sebagai inspektur upacara Dandim, Letkol Arh Patrick Arya Bima, Komandan upacara Danramil Mayado, Lettu Ctp Salvator Teniwut dan perwira upacara Danramil 1806-01/TB. Letda Inf Yusuf Mantong dan di ikuti sebanyak 35 orang.
Dalam amanat kepala staf angkatan darat yang di sampaikan oleh Dandim Letkol Arh Patrick Arya Bima, yang mengatakan selaku kepala staf angkatan darat “saya mengucapkan selamat hari juang TNI AD ke 78 tahun 2023”
Hari juang TNI AD merupakan momentum Penting untuk mengenang perjuangan para Pahlawan yang telah rela mengorbankan jiwa dan raganya demi mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa indonesia.
Pada saat itu, jenderal sudirman dengan keteguhan dan keberaniannya memimpin pasukan di pertempuran ambarawa, meski dalam kondisi sakit, tidak pernah menyerah dan terus memimpin pasukan pertempuran ambarawa menjadi salah satu momen penting dalam sejarah perjuangan bangsa kita, kegigihan dan keberanian jenderal sudirman menjadi inspirasi bagi semua.
Hari juang TNI AD kali ini mengusung tema “TNI bersama rakyat bersatu dengan alam untuk NKRI”. Tema ini memiliki makna yang sangat mendalam bahwa harus terus memperkuat kemanunggalan TNI AD dan rakyat, meningkatkan kemampuan serta berperan aktif dalam pelestarian alam.
Kemanunggalan TNI AD bersama rakyat merupakan kunci keberhasilan dalam menghadapi berbagai macam tantangan. Di era globalisasi saat ini, dihadapkan dengan berbagai macam tantangan, seperti perang “asimetris, perubahan: iklim dan potensi konflik sosial Untuk menghadapi berbagai macam tantangan tersebut, TNI AD harus terus meningkatkan kemampuannya, baik dari segi personel, alutsista maupun doktrin.
Peningkatan kemampuan diperlukan untuk menghadapi berbagai macam ancaman yang semakin kompleks.
Selain itu juga harus berperan aktif dalam pelestarian alam. Pelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama, termasuk TNI AD memiliki kemampuan dan potensi yang besar untuk berperan aktif dalam pelestarian alam.
“Kita dapat berperan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana alam, restorasi ekosistem dan edukasi lingkungan. Untuk itu, dengan semangat hari juang TNI AD ini, mari kita bersama-sama memperkuat kemanunggalan TNI AD – Rakyat, meningkatkan kemampuan dan berperan aktif dalam pelestarian alam.
“Mari kita bersama-sama wujudkan cita-cita para pahlawan, yaitu menjadikan indonesia sebagai bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,”
Semoga dengan adanya TNI AD senantiasa menjadi alat negara yang profesional, responsif, integratif, modern dan adaptif serta selalu siap sedia untuk membela keutuhan NKRI.
Dandim mengingatkan bahwa akan segera memasuki tahun politik tahun 2024. Belajar dari pengalaman sebelumnya, situasi di tahun politik berpotensi membuka celah terjadinya berbagai ancaman yang disebabkan oleh perbedaan pandangan politik yang seringkali disusupi oleh kelompok radikal dan intoleran, oleh karena itu, tingkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi kerawanan yang mungkin terjadi di lingkungan tugas masing-masing, dan selalu pegang teguh komitmen netralitas TNI. (Susi)
