Sosialisasi Pranikah Bagi Prajurit Dan Persit di Wilayah Yonif 763 SBA
BINTUNI,suarateluk.com – Prajurit beserta Persit Yonif 763/SBA Menerima Sosialisasi Pranikah di Aula Kaisiepo Yonif 763/SBA. Rabu (21/02/24)
Kesehatan pra nikah merupakan aspek penting yang seharusnya diperhatikan untuk memastikan kesejahteraan fisik, mental dan emosional sebelum memasuki ikatan pernikahan.
Selain itu dengan melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum menikah merupakan salah satu cara untuk mengetahui kondisi kesehatan pasangan kita yang akan dijadikan suami atau istri.
Mengingat pentingnya hal tersebut Yonif 763/Sba melaksanakan sosialisasi dengan mengusung tema Pemeriksaan Kesehatan Pra Nikah untuk Prajurit dan Persit. Tujuan dari pelaksanaan sosialisasi ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada Prajurit mengenai pentingnya kesehatan sebelum memasuki jenjang pernikahan.
Dalam kegiatan sosialisasi ini dr. Jemi Tubung, M. Biomed, Sp.PD menekankan bahwa angka kejadian anemia pada wanita usia subur di Kabupaten Teluk Bintuni sangatlah tinggi yaitu 72,9 persen. Anemia ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada saat hamil, diantaranya: keguguran (abortus), pendarahan (dapat menyebabkan kematian pada ibu), bayi lahir prematur (berat badan bayi rendah dan pendek), resiko kematian pada bayi.

Untuk itu perlu dilakukan pemeriksaan kesehatan pra nikah 3 sampai 6 bulan sebelum nikah diantaranya pemeriksaan fisik, pemeriksaan darah, pemeriksaan golongan darah dan rhesus, Hepatitis B, TORCH, HIV/AIDS, gula darah dan urin. Untuk itu penting pada wanita yg akan menikah melakukan pemeriksaan kesehatan agar dapat melahirkan anak-anak yang sehat dan cerdas.
Hal ini ditekankan juga pada pria untuk memeriksakan kesehatannya sebelum menikah, untuk menghidari penularan penyakit kepada pasangannya karena dapat berpengaruh pada bayi yang akan dilahirkan. (Susi)
