Seleksi Tes CPNS Formasi 2021 Masih Menunggu Hasil Dari Panselnas dan BKN Pusat

Bupati Teluk Bintuni, Dr. Ir. Petrus Kasihiw, MT,. saat di wawancarai media ini. (Foto/Susi)
BINTUNI, SuaraTeluk.com – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, saat ini masih menunggu hasil seleksi tes CPNS farmasi 2021. Ujar Bupati Teluk Bintuni, Dr. Ir. Petrus Kasihiw, MT. Senin (9/9/2024)
Kepada media ini menyampaikan laporan singkat terkait calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan P3K Kabupaten Teluk Bintuni formasi tahun 2021, yakni formasi umum 302 yang dilaksanakan berdasarkan SK Menpan RB. Nomor : 236 tanggal 25 april 2024. Yang telah dilaksanakan tes di mulai tanggal 19 hingga 24 Agustus 2024 saat ini masih menunggu hasil pengolahan data oleh panselnas di BKN pusat.
Formasi honorer 546 yang sampai saat ini masih menunggu hasil verifikasi dan validasi data honorer oleh panselnas (BPKP dan BKN Pusat), sehingga waktu pelaksanaan tes menunggu hasil dari panselnas BKN pusat.
Kendati itu, kata Bupati Kasihiw bahwa formasi 2024 SK MENPAN nomor :293 tahun 2024 dengan kuota sebanyak 744 jabatan yang dalam waktu dekat tidak terlalu lama akan di umumkan melalui media publik (website pemda dan media social lainnya seperti Facebook dan instagram BKPP Kabupaten Teluk Bintuni).

Bupati Dr. Ir. Petrus Kasihiw tengah
Sementara untuk formasi P3K Tahun 2024 berdasarkan SK Menpan RB Nomor : 329 tahun 2024 tentang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja di lingkungan instansi pemerintah kabupaten teluk bintuni tahun anggan 2024 dengan kuota sebanyak 953 jabatan yang terdiri dari PPPK tenaga kesehatan sebanyak 354 jabatan, PPPK tenaga teknis sebanyak 599 jabatan. Ujar Kasihiw
Dikatakan Bupati bahwa keduanya akan dilaksanakan dalam waktu tidak terlalu lama lagi, menunggu penjadwalan dari Panselnas BKN Pusat, pungkas Kasihiw
Dikatakan Bupati Kasihiw bahwa adapun terkait dengan formasi CPNS 2021 yang berjumlah 302 jabatan sesuai peraturan Bupati : 19 Tahun 2023 tentang pedoman pelaksanaan pegawai negeri sipil formasi tahun 2021 pemerintah kabupaten teluk bintuni, sebagaimana telah dilaksanakan TES CAT dan hasilnya menunggu pengolahan data dan nilai perangkingan dari panselnas, maka sudah tidak dapat di rubah terkait pemetaan kuota OAP dan Non OAP.
Sehubungan dengan adanya permintaan dari para pencaker atau pelamar dadi orang asli Papua (OAP) suku dalam daerah yang meminta kuota 36 jabatan (15% dari total alokasi OAP) yang di peruntukan bagi OAP lahir besar dan sekolah di kabupaten teluk bintuni. Untuk di gabungkan ke alokasi jabatan untuk OAP suku dalam kabupaten teluk bintuni pada prinsipnya sesuai Perbup tidak dapat di alihkan.
Bupati menghimbau kepada pelamar yang merasa nilainya rendah agar dapat menyiapkan ndiri untuk mengikuti proses pelamaran tes CONS formasi 2024 yang akan di buka pengumuman pendaftarannya dalam waktu dekat. Imbau Bupati Kasihiw
Adapun sebagai informasi bahwa formasi 2024 penentuan kelulusannya menggunakan passing grade dan dilakukan dia tahapan yakni tahap 1 tes SKD jika di nyatakan lulus maka di lanjutkan tes SKB, ujar Kasihiw kepada media ini. (Susi)
