Pemkab Teluk Bintuni dan Bank Papua MoU, Perkuat PAD Lewat Sistem Online

BINTUNI, SuaraTeluk.com – Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja sama antara PT. Bank Pambangunan Derah Papua dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Bintuni. MoU ini berlangsung di aula Sasana karya kantor Bupati, SP 3. Pada, Senin (3/8/2026)
Direktur utama, PT Bank Pembangunan Daerah Papua, Yuliana D.Yembise mengatakan Penandatanganan kerja sama ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat transformasi digital tata kelola pemerintahan, khususnya melalui penyediaan layanan perbankan untuk pembayaran pajak daerah dan retribusi daerah, serta implementasi sistem tax online yang terintegrasi.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat membantu wajib pajak dalam memenuhi kepatuhan membayar pajak dan retribusi daerah dengan memanfaatkan layanan perbankan bank papua melalui counter teller, anjungan tunai mandiri (atm), edc, sms banking, mobile banking system, internet banking, qris, dan fasilitas lainnya,”. Ujarnya
Ia katakan bahwa dengan meningkatkan pelayanan serta mengoptimalkan penerimaan pendapatan daerah secara lebih mudah, cepat, tepat, transparan, efektif, efisiensi, akuntabel, inovatif dan informatif melalui fasilitas online.Sehingga system memberi kemudahan bagi wajib pajak dan pengelola retribusi daerah dalam melakukan perhitungan, pembayaran, dan pelaporan kewajibannya.
Meningkatkan efisiensi proses pemungutan pajak dan retribusi daerah. Hal ini agar mempercepat penyampaian data penerimaan pembayaran pajak daerah dan retribusi daerah meningkatkan transparansi serta akurasi data penerimaan pajak dan retribusi daerah.
Ia menyampaikan sebagai bank pembangunan daerah, Bank Papua memiliki komitmen untuk terus menghadirkan layanan keuangan yang inovatif, aman, dan andal guna mendukung percepatan digitalisasi pemerintahan serta meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah.
Kendati itu, ia menyakini bahwa sinergi yang kuat antara pemerintah kabupaten teluk bintuni dan bank papua akan memberikan manfaat yang nyata, tidak hanya dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), tetapi juga dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin efektif, efisien, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, ujar Yuliana.
“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan dokumen semata, melainkan menjadi awal dari kolaborasi yang semakin erat dalam membangun ekosistem keuangan daerah yang modern, terintegrasi, berkelanjutan, serta mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan publik di masa depan,” Tambanya.
Dikatakan Yuliana bahwa pada kesempatan ini juga, Bank Papua akan melakukan sosialisasi layanan SP2D online dan kartu kredit pemerintah daerah (KKPD) yang menjadi bagian dalam mendukung tata kelola keuangan pemerintah daerah serta mendukung penerapannya yang telah dituangkan dalam peraturan menteri dalam negeri.
Layanan SP2D online adalah layanan pencairan SP2D secara online melalui aplikasi SKPD yang telah terintegrasi dengan core banking bank papua, dimana pencairan SP2D dilakukan secara langsung tanpa membawa ke kantor cabang bank papua.
Dengan demikian maka kecepatan pelayanan kepada masyarakat akan lebih cepat, tepat dan efisien. Sedangkan kartu kredit pemerintah daerah (KKPD) adalah metode/alat pembayaran menggunakan kartu.
Kartu kredit yang dapat digunakan untuk belanja uang persediaan (UP) dalam APBD pemerintah daerah.Sehingga sosialisasi ini menjadi awal dari implemetasi kedepannya bagi pemerintah kabupaten teluk bintuni. (Susi)
