Lepas Kontingen Pesparani lV Tingkat provinsi, Bupati Teluk Bintuni Berpesan Jaga Nama Baik Daerah

BINTUNI, SuaraTeluk.com – Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, SE., MH., secara resmi melepas Kontingen Kabupaten Teluk Bintuni untuk mengikuti Pesparani Katolik IV Tingkat Provinsi Papua Barat Tahun 2026. Acara pelepasan berlangsung di Gedung Sasana Karya, Kantor Bupati Teluk Bintuni, Distrik Manimeri, Sabtu (04/07/2026).
Pesparani Katolik IV Papua Barat tahun ini menjadi momentum istimewa karena Kabupaten Teluk Bintuni dipercaya sebagai tuan rumah pelaksanaan ajang seni dan pembinaan iman umat Katolik tingkat provinsi tersebut.
Ketua Kontingen Kabupaten Teluk Bintuni, Nurdiana Lingara, dalam laporannya menyampaikan kontingen Teluk Bintuni akan mengikuti 13 cabang lomba yang dipertandingkan dalam Pesparani Katolik IV Papua Barat.
Cabang lomba tersebut meliputi Paduan Suara Anak, Paduan Suara Gregorian Remaja, Paduan Suara Orang Muda Katolik (OMK), Paduan Suara Dewasa Wanita, Paduan Suara Dewasa Pria, Paduan Suara Dewasa Campuran, Mazmur Anak, Mazmur Remaja, Mazmur OMK, Mazmur Dewasa, Cerdas Cermat Rohani (CCR) Anak, CCR Remaja, dan Bertutur Kitab Suci.Nurdiana menuturkan, jumlah peserta yang mengikuti seluruh kategori lomba mencapai ratusan orang. Jika ditambah dengan official, pelatih, pendamping, tenaga kesehatan, dan panitia pendukung, total kontingen Kabupaten Teluk Bintuni yang diberangkatkan berjumlah 230 orang.
Seluruh peserta telah mengikuti proses pembinaan dan latihan secara terprogram sesuai bidang lomba masing-masing. Selain peningkatan kemampuan teknis, para peserta juga mendapatkan pembinaan mental, disiplin, kebersamaan, serta penguatan iman agar mampu memberikan penampilan terbaik, ujarnya.
NurdianaIa juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni yang telah memberikan dukungan penuh melalui kebijakan, pembiayaan, dan perhatian terhadap pengembangan kehidupan keagamaan serta kegiatan Pesparani.
Sementara itu, Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik (LP3KD) Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanes Asmorom, mengatakan bahwa Pesparani bukan sekadar kompetisi seni suara gerejani, melainkan wadah pembinaan iman dan pengembangan karakter umat Katolik.
Menurut Yohanes Pesparani menjadi sarana mempererat persaudaraan, memperkuat iman, dan mengembangkan bakat melalui seni liturgi. Oleh karena itu, seluruh proses persiapan dilakukan dengan semangat pelayanan, disiplin, dan kebersamaan, ujarnya.
Yohanes menuturkan untuk mengikuti Pesparani Katolik lV tingkat Provinsi Papua Barat yang diselenggarakan di Kabupaten Teluk Bintuni, LP3KD Kabupaten Teluk Bintuni telah melaksanakan persiapan tahapan meliputi, Seleksi penetapan peserta pada setiap kategori mata lomba, pembentukan tim pelatih dan official, pemusatan latihan secara intensif sesuai jadwal yang telah ditetapkan, pembinaan mental, spritual, dan penguatam karakter seluruh peserta serta melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, kantor Kemenag, Gereja Katolik, serta seeluruh pihak yang memberikan dukungan. Ujar ketua LP3KD Yohanes.
Bupati Yohanis Manibuy, SE., MH., menyampaikan menjadi juara Pesparani adalah cita cita yang baik dan patut di perjuangkan, olehnya itu tampilkan penampilan terbaik yang telah di persiapkan dengan tekun. Bernyanyilah dengan penuh keyakinan, disiplin, dan sukacita sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan.
Kendati itu, Bupati titipkan kepada seluruh peserta, terutama Kontingen Teluk Bintuni bahwa dikarenakn Teluk Bintuni tuan adalah tuan rumah, maka target bukan hanya jadi pemenang di atas panggung. Namun yang lebih penting adalah menjadi tuan dan nyoya di rumah yang baik.
Sambutlah tamu dengan senyum, sapa mereka dengan ramah, bangu mereka yang membutuhkan dan tunjukan bahwa masyarakat Teluk Bintuni adalah masyarakat yang terbuka santun dan penuh persaudaraan. Ujar Bupati
Biarlah setiap tamu yang datang tidak hanya mengingat penampilan kontingen Teluk Bintuni, tetapi juga mengingat keramahan masyarakatnya. Tunjukkan wajah Teluk Bintuni yang ramah melalui senyum, sapaan, dan pelayanan yang tulus, ujarnya.
Menurut Bupati, suatu keberhasilan menjadi tuan rumah yang baik dan kebanggaan tersendiri bagi daerah dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta Pesparani yang hadir.Sehingga Bupati mengingatkan seluruh kontingen untuk menjaga kekompakan, disiplin, kesehatan, serta nama baik daerah selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Selamat berjuang kepada seluruh kontingen Kabupaten Teluk Bintuni. Tampilkan yang terbaik, raihlah prestasi setinggi-tingginya, dan jadilah wajah Teluk Bintuni yang membanggakan,”. Ujar Bupati
Dengan pelepasan tersebut, Kontingen Kabupaten Teluk Bintuni resmi siap mengikuti seluruh rangkaian Pesparani Katolik IV Tingkat Provinsi Papua Barat Tahun 2026 sekaligus menyukseskan peran sebagai tuan rumah penyelenggara kegiatan keagamaan terbesar umat Katolik di Papua Barat. (Susi)
