Lepas Keberangkatan 15 Peserta Magang OAP ke Cepu, Bupati : Anak-Anak Bintuni Harus Jadi Tuan di Tanah Sendiri

Foto bersama Bupati, Plt. sekda dan staf Genting Oil serta peserta magang di depan kantor Bupati Teluk Bintuni. (Foto/Susi)
BINTUNI, SuaraTeluk.com – Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, SE., MH., melepas peserta apprenticeship program (Apprenticsiip Program) tahun 2026. Pelepasan berlangsung di kantor Bupati SP 3, Distrik Manimeri, Bumi Saniari.
Bupati menyampaikan program ini merupakan sebuah momentum penting dan bersejarah dalam upaya menyiapkan sumber daya manusia lokal yang unggul, terampil, dan siap bersaing di sektor industri minyak dan gas bumi di Kabupaten Teluk Bintuni. Senin (23/2/2026).

Bupati Yohanis Manibuy, SE., MH., saat berikan sambutan di acara seremonial Pelepasan peserta Apprenticeship Program 2026 di aula Sasana Karya, SP 3. (Foto/Susi)
Bupati beberkan Kabupaten Teluk Bintuni telah dikenal luas sebagai salah satu lumbung gas nasional. Dengan kekayaan yang melimpah, menurutnya ini harus dipastikan bahwa masyarakat OAP tidak boleh hanya menjadi penonton di atas tanah sendiri. Potensi sumber daya alam yang besar ini harus diiringi dengan kesiapan sumber daya manusia lokal yang mumpuni.
Kendati itu, generasi muda Teluk Bintuni juga harus berperan serta di industry minyak dan gas. Oleh karena itu, investasi terbesar yang harus di p qabangun adalah investasi pada anak-anak daerah yang kelak menjadi pelaku utama pembangunan.
Sebanyak 15 orang peserta terbaik, hasil seleksi ketat dari 73 putra-putri asli dari kampung-kampung di distrik Sumuri, Babo, dan Aroba, resmi di lepas untuk menempuh pendidikan dan pelatihan selama satu tahun di PPSDM migas yang berlokasi di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. 15 Peserta ini telah melalui tahapan sosialisasi, pendaftaran, seleksi administrasi, tes potensi akademik (TPA), tes kemampuan bidang (TKB), hingga psikotes. Mereka inilah yang dinyatakan memenuhi kualifikasi sesuai kebutuhan operasional perusahaan. Ujar Bupati
Dikatakan Bupati bahwa program apprenticeship ini merupakan inisiasi yang dimulai pada 21 januari 2026 oleh Genting Oil Kasuri PTE. Ltd., bekerja sama dengan dinas transmigrasi dan tenaga kerja Kabupaten Teluk Bintuni, serta didukung oleh LKP3KP Silop dan yayasan syena ahora papua, Ini bukan sekadar program pelatihan biasa, tetapi merupakan bagian dari implementasi komitmen Amdal Genting Oil Kasuri PTE., LTD. (gokpl) pada aspek sosial dan ketenagakerjaan, khususnya dalam perekrutan dan pemberdayaan tenaga kerja lokal di sekitar wilayah operasi.
“Terima kasih dan apresiasi saya sampaikan kepada pihak-pihak yang telah terlibat dalam memastikan proses seleksi berjalan dengan tertib, lancar dan berkualitas,” Tambah Bupati
Perlu kita pahami bersama bahwa pengembangan lapangan asap, kido dan merah membutuhkan tenaga kerja yang kompeten dan siap pakai pada tahun 2027. Karena itu, pengiriman 15 peserta ini merupakan langkah strategis dalam menjawab kebutuhan riil industri sekaligus memperkuat posisi masyarakat lokal sebagai bagian dari rantai nilai industri Migas di daerahnya sendiri.
Keberangkatan 15 orang peserta merupakan kali pertama ke Cepu, dan patut memberikan apresiasi atas komitmen Gokpl yang menyatakan akan melaksanakan program serupa setiap tahun. Artinya, kesinambungan program ini telah dirancang sebagai proses jangka panjang dalam mencetak tenaga kerja lokal yang profesional, disiplin, dan berdaya saing.
Secara khusus kepada anak-anakku sekalian, kalian adalah putra-putri terbaik Teluk Bintuni. Kalian diutus bukan hanya untuk belajar, tetapi untuk membawa pulang ilmu, pengalaman, etos kerja, dan karakter profesional. Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Seraplah ilmu sebanyak-banyaknya.
Bangun kedisiplinan, integritas, dan semangat kerja yang tinggi. Jaga nama baik daerah, keluarga, dan tanah papua. Ujar Bupati
“Ingatlah bahwa teluk bintuni menanti kepulangan kalian. Daerah ini membutuhkan tenaga-tenaga terampil yang siap mengabdi membangun negeri. Anak-anak papua, anak-anak bintuni harus menjadi tuan atas tanahnya sendiri,”. Tambah Bupati
“Di pundak kalianlah terletak tanggung jawab untuk mengisi ruang-ruang strategis di sektor industri, menjadi contoh bagi generasi berikutnya, dan menggerakkan ekonomi lokal secara berkelanjutan,”. Ujarnya
Selanjutnya, kepada pihak genting oil kasuri Pte. Ltd., Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas komitmen nyata dalam mendukung pengembangan masyarakat lokal. Sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga pelatihan merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Semoga program ini menjadi tonggak awal lahirnya lebih banyak lagi tenaga kerja lokal teluk bintuni yang tersertifikasi, profesional, dan siap berkontribusi dalam mendukung operasional industri migas, sekaligus memperkuat posisi teluk bintuni sebagai daerah strategis penopang energi nasional. (Susi)
