Distrik Weriagar Tuan Rumah MTQ Tingkat Kabupaten Tahun 2026

Kepala Distrik Weriagar, Ibrahim Patiran, S. Sos. (Foto/Susi
BINTUNI, SuaraTeluk.com – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) merupakan festival keagamaan Islam Indonesia yang bertujuan untuk mengagungkan Al Qur’an baik itu di tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional. MTQ ke 11 di Tahun 2026 Distrik Weriaga akan menjadi tuan rumah MTQ tingkat Kabupaten.
Hal ini dibenarkan oleh kepala Distrik Weriagar, Ibrahim Patiran, S.Sos. mengatakan bahwa Distrik Weriagar diamanatkan menjadi penyelenggara MTQ. Hal ini berdasarkan hasil rapat kerja Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) yang di selenggarakan pada tahun lalu di Kota Bintuni.
Kadistrik Weriagar, Ibrahim Patiran menghimbau kepada pemerintah daerah agar mempersiapkan insfrastruktur dasar yang berhubungan dengan pelaksanaan MTQ di tahun 2026. Mengingat MTQ ini iven nasional sehingga membutuhkan kebutuhan fisik yang banyak.
“Ini iven nasional jadi membutuhkan infrastruktur yang banyak, seperti jalan, lapangan, kemudian ada pembangunan mesjid, dan juga persiapan pelataran, rumah kafilah, lampu,air bersih” Ujar Kadistrik Weriagar Ibrahim Patiran kepada media ini Kamis (24/4/2025).
Selaku kepala Distrik, ia telah menyiapkan lahan sebesar 50X100 untuk lokasi pelaksanaan MTQ tersebut. Namun, kata Kadistrik bahwa sampai hari ini belum ada aktivitas yang dilakukan, hal ini di karenakan adanya kendala yang berhubungan dengan keuangan. Ujarnya
Dikarenakan terkendala keuangan, sehingga ia berharap kepada Pemerintah Daerah dalam hal Ini Bupati dan Wakil membantunya untuk mensukseskan kegiatan MTQ tingkat kabupaten di Distrik Weriaga pada bulan Februari atau maret tahun 2026.
Mengingat iven ini sangat penting sehingga ia berharap insfrastruktur dasar tersebeut harus dikerjakan sebelum tahun 2026. Takutnya di tahun 2026 mengalami keterlambatan dalam menyikapi persiapan. Maka untuk memantapkan kesiapan ini ia berharap ada perhatian diluar dari pada program- program lain.
“Untuk khusus di MTQ, sebagai kepala Distrik berharap ada program prioritas yang harus dilaksanakan disana,” Ujar Kadistrik
MTQ ini akan berlangsung pada bulan februari atau maret tahun 2026. Dikatakan Kadistrik bahwa untuk APBD induk di tahun 2026 belum bisa, sehingga ia mengusulkan nya di tahun 2025 untuk kesiapan infrastruktur dasar sehingga sesuai dengan keinginan dan kebutuhan akan terakomodir.
Berdasarkan design yang ada dan juga mastre plain, denah yang di siapkan. akan membutuhkan anggaran sebanyak 35 miliar. Sehingga ia berharap kepada Pemkab untuk perhatian terhadap kegiatan MTQ.
“Kami sudah siapkan denah, design, master plandnya, kami hanya butuh waktu jika kami di undang di Bapedda dan lainnya kami siap untuk presentasikan sebagai acuan dan kami juga akan mengikuti keinginan pemerintah atau sesuai dengan program pemerintah, misalnya dPemda, master plain akan disesuaikan dengan perencanaan pemerintah kabupaten Teluk Bintuni. (Susi)
