Dishub Bintuni Tinjau Dermaga Babo
BINTUNI,suarateluk.com – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni melakukan peninjauan langsung lokasi ambruknya dermaga Babo yang diduga bangunan kontruksinya yang sudah lama. Sebelumnya dermaga ini ambruk pada Kamis (25/1/2024).
Terpantau dari media ini Kepala dinas perhubungan Teluk Bintuni, Victor E Ririhena, Asisten lll Sekda, Izaac Loukon dan Staf Ahli Bupati bagian Pemerintahan, Frans Wim Fimbay, Kepala UPP klas ll Bintuni,Yovan Siha’an terjun langsung tinjau ke lokasi ambruknya dermaga Babo di Distrik Babo. Selasa (13/2/2024).
Dijelaskan Kepala Dinas Perhubungan Victor Ririhena, dermaga tersebut fungsinya untuk umum, terkait dengan kapal besar yang masuk di dermaga Babo di anjurkan untuk berlabuh sedikit jauh dari dermaga. Sehingga para penumpang di arahkan menaiki longbot dari kapal menuju daratan.
“Dari hasil analisa, memang karena konstruksi bangunannya yang sudah lama, untuk dermaga tersebut belum pernah direhab,” ujar Kadishub Victor
Dengan ambruknya dermaga Babo, Kadishub berterima kasih pada pihak BP Tanggu yang gerak cepat membuat tanggap darurat fluting jetty agar di gunakan masyarakat dan kru BP Tanggu sendiri.
“Pemerintah daerah berterima kasih pada pihak BP Tanggu yang gerak cepat membuat tanggap darurat fluting jetty yang di gunakan masyarakat dan kru BP,”ujar Kadishub
Tujuan dari Tim yang melibatkan OPD terkait dan sahbandar ini untuk melihat dan mengambil gambar agar di jadikan bahan untuk di bawakan ke Jakarta dalam hal ini Kemenhub RI, dikarenakan dermaga ini adalah kewenangan Kemenhub RI. Pemerintah daerah hanya menyiapkan lokasi dan Bupati Petrus Kasihiw telah menghibahkan lahan seluas satu setengah hektar agar digunakan oleh Sahbandar.
Maka dengan ambruknya dermaga ini, Pemerintah daerah akan segera bertemu dengan pihak Kemenhub RI di jakarta untuk meminta segera di bangun kembali dermaga Babo, dikarenakan adanya surat Bupati dan hibah dan rekomendasi dari Pj. Gubernur Papua Barat, Ali Baham Temongmere serta rekomendasi dari MRP.
“Dari semua rekomendasi itu intinya cuma satu yaitu bangun dermaga babo kembali, karena urat nadi ekonomi masyarakat harus jalan, kemudian dermaga babo ini menghubungkan antara Kabupaten satu ke Kabupaten yang lain dari distrik satu ke distrik yang lain,” ujar Kadishub
Setelah berkunjung ke dermaga tim akan kembali dan rapat untuk segera ke Jakarta, dikarenakan pihak Kemenhub RI sedang menunggu Pemerintah Daerah Teluk Bintuni,tokoh masyarakat, OPD terkait untuk membicarakan soal pembangunan dermaga.
Sebelumnya Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw telah 2 kali menyurati dan bahkan bertemu langsung dengan Kemenhub RI, namun belum ada tindak lanjut dari Kemenhub RI sendiri.
“Mungkin dengan nanti kita pertemuan ini yakin dan percaya kita sebagai umat beragama pasti ada jawaban,apalagi ini merupakan kebutuhan dan ini sudah emergency jadi harus segera di bangun dan tidak bisa di tunda agar ekonomi dan transportasi publik semua bisa jalan kembali normal,” ujar Kadishub Victor.
Lebih lanjut Kadishub Victor menyatakan sejak 5 februari 2024, dirinya dan Frans Wem Fimbay serta wabup Matret Kokop mendapatkan statmen dari Pj Gubernur Papua Barat bahwa Kemenhub RI harus bangun dermaga babo, Pj Gubernur menegaskan dengan menandatangani rekomendasi, hal senada dengan Ketua MRP Provinsi Papua Barat, dermaga babo segera di bangun.(Susi)
