Aggaran Operasional Distrik Bintuni Nihil Aktivitas Mandek
BINTUNI,suarateluk.com – Mengantisipasi banjir dan munculnya wabah penyakit yang mengakibatkan berkembangnya nyamuk, Kodim 1806/TB mengadakan Karya Bhakti, bersih Sampah di lingkup pasar Sentral Bintuni. Jumat (12/1/2024).
Kegiatan karya bhakti yang di selenggarakan oleh Kodim 1806/TB dengan menggandeng Polri, SatPol-PP, Kepala Distrik Bintuni, ketua KNPI,Yonif 763/SBA,pelajar.
Saat di temui media ini, kepala Distrik Bintuni, Moses Koropasi mengatakan terkait dengan pembersihan lingkungan ini adalah tanggungjawab pemerintah,TNI-Polri dan masyarakat,tanpa terkecuali.
Dikatakan Moses bahwa dalam kawasan perkotaan sangat kotor, ini dikarenakan tempat aktivitas semua masyarakat yang ada di kabupaten Teluk Bintuni lebih khususnya berada di kawasan Distrik Bintuni. Kerja bhakti ini adalah inisiatif Dandim sesuai perintah Pangdam untuk menjaga kebersihan lingkungan perkotaan.
“Khususnya saya selaku kepala distrik saya sangat kecewa, Dandim mengundang OPD teknis dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup, PUPR, mereka tak mengindahkan undangan tersebut, mereka harusnya turun agar melihat kendala apa yang ada di tengah masyarakat khusus di pasar sentral,”ujar Moses.
Dengan adanya kegiatan bersih sampah dapat mengurangi dampak dari banjir dan bisa jadi pencetus terlaksananya kegiatan serupa, selaku kepala Distrik Moses mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan, dan bersiaga dalam memasuki musim hujan.
Dikatakan Moses, seminggu yang lalu sampah yang berada dalam parit telah di bersihkan, namun dipastikan hari ini sampah kembali menumpuk sehingga akan di bersihkan, namun pada saat personil TNI -Polri membersihkan sangatlah mengganggu, ini di karenakan adanya banyak pipa air warga yang bergelantungan dan berhamburan dalam parit sehingga pembersihan tidak berlanjut sampai ke penghujung parit.
“saya akan sampaikan ke bupati untuk perintahkan Dinas PUPR dinas Lingkungan Hidup segera datang mengawasi pekerjaan, OPD teknis punya anggaran yang cukup untuk bisa melakukan kegiatan ini, kita di distrik tidak ada dana operasional sementara kami ini ujung tombak dilapangan nanti jika terjadi sesuatu,” pungkas Moses
Kendati itu, Moses akan segera koordinasikan dengan Bupati atau Wabup, terkait dengan OPD teknis agar segera siapkan fasilitas termasuk tempat sampah yang berada dalam pasar, menurutnya sampah yang berada di area pasar perkotaan sangat mengganggu aktivitas masyarakat yang hendak masuk keluar pasar.
Realisasi aggaran operasional tahun 2023 untuk Distrik tidak ada sehingga dari distrik kota tidak beraktivitas sampai akhir tahun, sampai sekarang awal tahun 2024, dengan adanya perintah Pangdam, Dandim 1806/TB bekerja sama OPD teknis Distrik, TNI-Polri untuk bersihkan selokan dan sampah di lingkungan pasar sentral. (Susi)
