Upacara Hari Pendidikan Nasional, Pemda Teluk Bintuni Menegaskan Pendidikan Kunci Utama Membangun Masa Depan

Asisten llll bidang administrasi, Jocomina Fimbay pimpin upacara Hardiknas di lapangan SMA Negeri 1 Manimeri. (Foto/Susi)
BINTUNI,SuaraTeluk.com – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, mengajak generasi muda untuk bijak dalam memanfaatkan teknologi di era digital. Pesan tersebut disampaikan dalam upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di lapangan upacara SMA Negeri 1 Manineri, Sabtu (2/5/2026).
Amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dibacakan oleh Asisten lll bidang administrasi, Jocomina Fimbay menyampaikan bahwa pemerintah menekankan kemajuan teknologi harus dimanfaatkan secara positif oleh generasi muda untuk mendukung proses belajar, berinovasi, dan berkarya.
Menurutnya, di era transformasi digital saat ini, informasi dapat diakses dengan sangat mudah. Namun, kemudahan ini juga membawa tantangan tersendiri. Oleh karena itu, generasi muda harus mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, selektif, dan bertanggung jawab.
Selain itu, pemerintah menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam membangun masa depan bangsa menuju visi Indonesia Emas 2045.
Pendidikan tidak hanya berfokus pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan karakter, penguatan moral, dan tanggung jawab sebagai warga negara.
Peringatan Hardiknas yang jatuh setiap 2 Mei juga menjadi momentum mengenang jasa Ki Hajar Dewantara sebagai Bapak Pendidikan Nasional yang meletakkan dasar filosofi pendidikan di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, peran guru juga mendapat perhatian khusus. Guru dinilai tidak hanya sebagai penyampai ilmu, tetapi juga sebagai pembimbing, motivator, dan inspirator dalam mencetak generasi unggul.
Pemerintah juga mendorong terciptanya generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi memiliki karakter kuat, integritas tinggi, serta semangat gotong royong.
Melalui momentum tersebut, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan serta menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, inklusif, dan berdaya saing. (Susi)
