Wakil Bupati Joko Lingara : Peringatan Isra Mi’raj 1447 H Momentum Tingkatkan Keimanan Umat

Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara saat menyampaikan sambutan di hadapan para tamu undangan yang mengikuti acara Isra Mi’raj di Masjid Al Akbar Al Mutaqin Kampung Lama. (Foto/Susi)
BINTUNI, SuaraTeluk.com – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Teluk Bintuni gelar peringatan Isra Miraj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 H/ 2026 M.
Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara menyampaikan ucapan selamat memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, ucapan tersebut ditujukan kepada seluruh umat muslim, khususnya masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni serta jajaran perangkat daerah lingkup Pemkab Teluk Bintuni. Sabtu (17/1/2026).
Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk melakukan refleksi spiritual serta meneladani perjalanan dan ajaran Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Wabup Joko berharap peringatan Isra Mi’raj dapat menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat.
“Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, kami berharap masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta mempererat silaturahmi. Mari kita jadikan momentum ini sebagai spirit untuk mewujudkan Teluk Bintuni yang SERASI,” Ujarnya.
Wabup Joko menambahkan, peristiwa Isra Mi’raj mengandung nilai-nilai keteguhan iman, ketaatan, serta keberanian dalam menunaikan amanah dan tanggung jawab.
Isra Mi’raj merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam yang menggambarkan perjalanan agung Nabi Muhammad SAW. Peringatan ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi masyarakat untuk menjadi pribadi yang lebih baik dalam kehidupan bermasyarakat. Ujar Wabup Joko
“Selamat memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah Tahun 2026,” ujar wakil Bupati Joko.
Sementara Ustad H. Abdul Muin, S. Ag,. Dalam ceramahnya menyampaikan bahwa Isra Mi’raj merupakan peristiwa mukjizat Nabi Muhammad SAW dalam satu malam, melakukan perjalanan dari Masjidil Haram (Mekah) ke Masjidil Aqsa (Palestina) (Isra), lalu naik ke langit hingga Sidratul Muntaha (Mi’raj) untuk menerima perintah shalat lima waktu secara langsung dari Allah SWT, sehingga hal ini menjadi momen penting yang menunjukkan kebesaran Allah dan menjadi pedoman spiritual bagi umat Islam. (Susi)
