Bukan Peraih Suara Terbanyak Dan Pendatang Baru Di Partai Golkar, Sugandi Dituding ‘Lompat Jendela’ Partai Golkar

BINTUNI,SuaraTeluk.com – Media sosial di Teluk Bintuni, dalam beberapa hari terakhir ramai membahas soal Surat Penetapan Pimpinan DPRD Kabupaten Teluk Bintuni, yang dikeluarkan DPP Partai Golkar pada 19 Oktober 2024.
Dalam surat yang ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Jenderal Mohammad Sarmuji ini, menetapkan satu nama, yakni Sugandi, sebagai Pimpinan DPRD Teluk Bintuni dari Partai Golkar.
Sugandi adalah salah satu nama dari tiga nama yang sebelumnya diusulkan DPD Partai Golkar Teluk Bintuni pada 3 September 2024, yakni Ayor Kosepa, Muhammad Tiakoly dan Sugandi.
Yang menjadi inti dari perbincangan publik Bintuni, adalah sosok Sugandi sebagai pendatang baru di Partai Golkar, namun bisa ditetapkan sebagai pimpinan DPRD Teluk Bintuni periode 2024-2029.
Apalagi Sugandi bukan peraih suara terbanyak di Partai Golkar saat pemilihan anggota legislatif pada 14 Februari 2024 lalu.
Sugandi yang bertarung di Daerah Pemilihan Bintuni 1, mendapatkan perolehan suara sebanyak 1.041. Perolehan suara Sugandi ini dibawah perolehan suara Muhammad Tiakoly, kader lama Partai Golkar yang mendapat dukungan 1.098 dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bintuni 2.
“Harusnya S tau diri dan tdk ambisius.. Krna msh ada suara terbanyak kader golkar dapil 2 bpk Mat Tiakoli dan ada OAP dr dapil 3 kader Golkar bpk Ayor Kosepa. Mereka berdua ini sdh jatuh bangun untuk membesarkan partai golkar… Minimal jd unsur pimpinan hrs kader golkar 5 tahun.. Baru Pace S kapan jd kader Golkar…??? Maaf ini masukan saja,” begitu tulis pemilik nomor 08134441xxxx dalam grup percakapan WA, 28 Januari 2025.
“Betul itu br jd kader sj sdh diksh lompat jendela, terus hak kesulungan km di mn tolong hargai km yg punya tmpt ini k. Sebagai manusia jgn terlalu ambisi k ganti sj orng yg urus dia ini,” komentar pemilik nomor 08122915xxxx.
“Saya secara pribadi mengutuk dgn orang yg mendapat hak kesulungan OAP dlm hal ini utk Unsur Pimpinan DPRK. Pak Sugandi ini bergabung dengan partai Golkar, sementara Ayor orang yang bermandi darah utk membesarkan partai Golkar.
Secara regulasi sudah salah kaprah, perolehan suara masih dibawah Pak Mat, tetapi masih ngotot serta ambisi untik jadi unsur Pimpinan DPRK,” tulis pemilik nomor 08524494xxxx di grup WA yang sama.
“Ini satu tamparan besar utk OAP. PEPATAH MENGATAKAN DIMANA BUMI DIPIJAK DI SITU LANGIT DIJUNJUNG TINGGI,” lanjut pemilik nomor itu.
Sugandi memang diketahui baru bergabung dengan Partai Golkar saat maju dalam Pemilu Legislatif 2024. Sebelumnya, ia diketahui sempat masuk daftar bakal caleg di Partai Persatuan Pembangunan (PPP), namun mengudurkan diri setelah pendaftaran di KPUD Teluk Bintuni. (01-ST)
