Jelang Pilkada Kesbangpol Gelar Koordinasi Dan Fasilitasi Pengendalian Kamtibmas

BINTUNI,SuaraTeluk.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Teluk Bintuni melaksanakan koordinasi dan fasilitasi pengendalian kamtibmas bagi masyarakat sipil, giat berlangsung di Aula Kementerian Agama Bintuni. Selasa (23/7/2024).
Staf Ahli bidang Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan KB, Kace B Satya menjelaskan sebagaimana diketahui bersama, keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi untuk menjalankan seluruh aktivitas kehidupan.
Penting untuk membangun sinergitas dan kolaborasi guna menjamin terciptanya keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Kabupaten Teluk Bintuni. Kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI-Polri bersama pemerintah, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama.
Sementara Kapolres Teluk Bintuni melalui Kepala unit Pidana Umum ( Kanit Pidum) Ipda Muhamamd Ilham, SH. memaparkan tentang dasar hukum, pengertian keamanan adalah keadaan bebas dari bahaya, istilah ini biasa digunakan dengan hubungan kepada kejahatan, keamanan merupakan suatu usaha untuk menghindari timbulnya atau adanya ancaman kejahatan yang akan mengganggu.
Dijelaskan Ilham bahwa dasar hukum Polri dalam UU nomor 2 tahun 2002 tentang Polri, yakni peran Polri pada pasal 5, Polri merupakan alat yang berperan dalam memelihara kamtibmas menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri.
Mewakili Dandim 1806 Teluk Bintuni, Lettu Ctp Salfator. Y. Teniwut menyampaikan pada UU nomor 15 tahun 2011 tentang penyelenggaraan pemilihan umum dan UU nomor 34 tahun 2004 tentang TNI, mengamanatkan bahwa prajurit TNI harus dapat melaksanakan tugas dan pokoknya dengan baik sesuai dengan UU dan dapat bersikap netral.
Salah satu tugas TNI tersebut ada pada operasi militer slain perang, membantu kepolisian negara RI dalam rangka rangka tugas keamanan dan ketertiban masyarakat. Selain itu, prajutit TNI di tuntut untuk bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri dalam politik praktis.
Sementara Ketua Forlapelo Teluk Bintuni, Agustinus Orocomna menyampaikan pemuda merupakan tonggak dalam menciptakan keamanan dan ketertiban dalam masyarakat, ia menambahkan apabila terdapat satu ataupun dua orang pemuda yang tidak baik maka akan memberikan pengaruh kepada pemuda lainnya.
Agus menjelaskan terkait dengan pelaksanaan Pilkada di kabupaten teluk bintuni, pemuda selalu membuat sosialisasi kepada seluruh masyarakat dengan tidak melakukan politik kecurangan, katanya gunakan politik yang dapat memberikan manfaat kepada orang banyak.
“Berbeda pendapat merupakan tradisi dalam berpolitik namun tidak menghilangkan logo kabupaten teluk bintuni yakni politik keluarga, agama keluarga, 1 untuk 7, 7 untuk 1,” ujar Agus. (Susi)
