Semarakan HUT ke 81 Kemerdekaan Republika Indonesia, RSUD Bintuni Adakan Donor Darah- Pemeriksaan THT

BINTUNI, SuaraTeluk.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Teluk Bintuni,Provinsi papua Barat, menyelenggarakan kegiatan Donor Darah pada Rabu, (12/8/2026) berlangsung di lapangan GSG, Kalidok, Distrik Bintuni.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial RSUD Teluk Bintuni dalam mendukung ketersediaan stok darah yang aman dan mencukupi bagi masyarakat yang membutuhkan.
Aksi donor darah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sebagai aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat besar bagi sesama.
Direktur RSUD Teluk Bintuni, dr. Novita Panggau menyampaikan bahwa kebutuhan darah di fasilitas pelayanan kesehatan terus meningkat seiring dengan kebutuhan pelayanan medis, sehingga partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah sangat diperlukan.
“Setetes darah yang didonorkan dapat menjadi harapan dan penyelamat bagi pasien yang membutuhkan, ujar direktur RSUD, dr. Novita Panggau saat di wawancara media ini di depan kantor Dinas Perhubungan Teluk Bintuni.
Selain membantu memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit, donor darah juga memberikan manfaat bagi pendonor, antara lain membantu menjaga kesehatan tubuh, merangsang pembentukan sel darah baru, serta menjadi sarana pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Kendati itu, dr. Novita berharap kegiatan donor darah rutin ini akan memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan solidaritas kemanusiaan di tengah masyarakat.Lebih lanjut dr. Novita menyampaikan dalam rangka menyambut peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
RSUD Teluk Bintuni bersama IDI dan Dinas Kesehatan menggelar pelayanan kesehatan ke distrik. Salah satunya pemeriksaan Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT) oleh dokter spesialis.
Kegiatan ini menyasar ke wilayah yang akses ke rumah sakit terbatas, termasuk Distrik Yakati.Direktur RSUD Teluk Bintuni dr. Novita Panggau, mengatakan, pemeriksaan THT bagian dari rangkaian layanan dokter spesialis, pemeriksaan THT ini salah satu rangkaian kegiatan.
Sebagian besar dokter spesialis akan ikut, mulai dari dokter jantung, anak, kandungan hingga bedah. UjarnyaKehadiran tim spesialis ke distrik bertujuan mendekatkan layanan. Selama ini warga di wilayah distrik sulit mendapat pemeriksaan langsung dari dokter spesialis.
Sehingga dengan sistem jemput bola, gangguan kesehatan diharapkan bisa terdeteksi lebih awal dan ditangani sesuai kebutuhan.dr. Novita mengimbau warga memanfaatkan layanan tersebut sejak dini. Kalau ada gangguan jangan tunggu berat dulu, segera berobat.
Mulai dari Puskesmas sebagai faskes tingkat pertama. Kalau perlu dirujuk ke rumah sakit, ujarnyala menegaskan RSUD terus berupaya melengkapi layanan. Sementara pelayanan spesialis ke distrik menjadi cara memperluas akses kesehatan masyarakat.Menjelang HUT ke-81 RI, kegiatan ini diharapkan menjadi bentuk nyata hadirnya pelayanan di tengah masyarakat. (Susi)
