Pemkab Teluk Bintuni Gelar Forum Perangkat Daerah Tahun 2026-2027 Sinkronkan Program

BINTUNI, SuaraTeluk.com – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni resmi membuka rapat Forum Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah Tahun 2026-2027. Kegiatan yang menjadi ruh, perencanaan pembangunan ini dilaksanakan di aula Sasana Karya SP 3 Kantor Bupati Teluk Bintuni. Rabu (1/4/2026).
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara turut dihadiri Kepala BPKAD, Laras Nuryani, SE.,MM., Kepala Bappeda, Rifaldi Kwando, S.STP., MAP.,.
Dalam sambutan Wakil Bupati, Joko Lingara, menyampaikan bahwa Kabupaten Teluk Bintuni masih menghadapi berbagai tantangan dalam pembangunan daerah ke depan, seperti kemiskinan, stunting, pengangguran, keterisolasian wilayah, kesenjangan infrastruktur, serta rendahnya daya beli masyarakat.
Maka untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Daerah menetapkan Visi SERASI 2025–2030, yakni “Mewujudkan masyarakat yang Sehat, Energik, Religius, dan Andal menuju Teluk Bintuni Smart dan Inovatif.” Visi ini menegaskan komitmen dalam membangun masyarakat yang mandiri, berkualitas, dan sejahtera, yang dijabarkan melalui enam misi utama yaitu Peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan. Tata kelola pemerintahan yang baik. Penguatan nilai keagamaan dan adat, pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi, pengembangan infrastruktur, serta pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.
Adapun arah kebijakan pembangunan daerah ini juga disusun selaras dengan Asta Cita pembangunan nasional, guna memastikan sinergi antara program pusat dan daerah. Penyelarasan ini diwujudkan melalui penguatan sumber daya manusia, penanggulangan kemiskinan dan stunting, perluasan kesempatan kerja. Ujar Wabup Joko.
Menurutnya pembangunan infrastruktur yang merata, serta tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif, sehingga pembangunan daerah dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian prioritas nasional.
Ia mengatakan forum ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan program dan kegiatan pembangunan agar lebih terarah, terpadu, dan tepat sasaran.
Untuk itu, kepada seluruh peserta forum, khususnya para pimpinan perangkat daerah, wabup Joko mengajak untuk menjadikan forum ini sebagai ruang kerja strategis untuk melahirkan perencanaan yang berkualitas, terukur, dan berorientasi hasil.
“Mari kita tinggalkan ego sektoral, kemudian memperkuat kolaborasi, dan pastikan setiap program benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” Ujarnya
Sehingga menurut Wabup Joko bahwa kepemimpinan yang kuat, inovatif, dan responsif sangat dibutuhkan agar setiap kebijakan yang dirumuskan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni.
Sementara ketua Panitia kegiatan Aswandi mengatakan forum tersebut bertujuan menyelaraskan program perangkat daerah dengan kebijakan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), sekaligus mengakomodasi hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat distrik.
“Tujuan forum ini antara lain untuk sinkronisasi perencanaan, koordinasi antar perangkat daerah, mendorong partisipasi publik, menyusun rencana kerja (Renja) yang berkualitas, serta meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas,” Ujarnya.
Dirinya menegaskan, forum ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang strategis untuk menyatukan gagasan dan merancang masa depan daerah. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta memiliki pemahaman utuh terkait RPJMD sebagai arah pembangunan jangka menengah Kabupaten Teluk Bintuni. (Susi)
