Wabup Joko Lingara Hadiri Launching Proyek Perubahan Yang di Gelar BPKAD

BINTUNI, SuaraTeluk.com – Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara, menghadiri launching Proyek Perubahan “Tuntaskan Aset Bangun Sistem Akuntabilitas yang d selenggarakan oleh BPKAD. kegiatan ini berlangsung di kantor BPKAD Teluk Bintuni pada Senin (11/8/2025).
Wabup Joko meminta agar seluruh pejabat aparatur sipil negara (ASN) segera mengembalikan aset kendaraan dinas yang sudah tidak memiliki haknya.
Wabup Joko mengatakan instruksi ini berlaku kepada mantan pejabat atau ASN yang telah pensiun maupun berpindah tugas. Ucap Wabup
Joko menegaskan kendaraan dinas yang sudah ditarik oleh Kejaksaan Negeri Teluk Bintuni akan dimanfaatkan kembali untuk pejabat atau ASN yang membutuhkan. Langkah ini di ambil agar dapat menekan pemborosan terhadap anggaran daerah. Tambahnya
Lebih lanjut wabup Joko mengatakan anggaran yang dihemat dari pengadaan kendaraan dinas dapat dialokasikan untuk program-program yang lebih menyentuh kepada masyarakat.
“Yang sudah ada, pakai lagi. Kalau beli baru, anggaran habis. Masyarakat lebih membutuhkan program kerja yang tepat sasaran. Kalau sudah tidak berhak, kembalikan. Nanti mau dipakai lagi atau dilelang, tinggal koordinasi dengan Sekda,” ujar Wabup JL
Sementara Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Teluk Bintuni, Debora Ketty, mengungkapkan bahwa dalam dua minggu terakhir pihaknya telah menarik 20 unit kendaraan roda empat dari 21 unit yang tercatat belum dikembalikan. Untuk kendaraan roda dua, sebanyak 25 unit berhasil ditarik dari total 62 unit.
“Ada yang belum bisa ditarik karena alamat pemilik sudah berpindah. Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk penertiban selanjutnya,” ujar Debora.
Kepala BPKAD Teluk Bintuni, Laras Nuryani, mengakui selama ini pihaknya kesulitan menertibkan aset kendaraan yang masih dikuasai pejabat pensiun. Namun berkat bantuan Kejaksaan Negeri, target penarikan kendaraan dinas dapat tercapai.
“Hanya satu kendaraan roda dua yang belum ditarik karena pejabat terkait belum memasuki masa pensiun,” ucap Laras
Kepala BPKAD Laras Nuryani mengapresiasi dukungan semua pihak, termasuk Wakil Bupati, dalam menyukseskan proyek perubahan penertiban aset kendaraan dinas ini. Ujarnya. (Susi)
