Lepas Jamaah Haji 2024, Ini Harapan Pemkab Teluk Bintuni

Staf Ahli Bupati Teluk Bintuni, Ahmad Anwar Bauw, Bidang Keagamaan
BINTUNI,SuaraTeluk.com – Pelepasan 38 calon Jamaah Haji bersama 1 orang petugas kementerian agama dan orang 1 petugas kesehatan Tahun 1445 H/2024 M, di Masjid Al Munawwarah oleh Staf Ahli Bupati bidang keagamaan, Ahmad Anwar Bauw, mewakili Bupati Teluk Bintuni. Rabu (22/5/2024).

Staf Ahli Bupati bidang keagamaan, Ahmad Anwar Bauw menyampaikan rasa syukur dan harapannya agar para jamaah dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.
“Keberangkatan ini merupakan momen yang sangat dinantikan dan semoga segala persiapan yang telah dilakukan dapat membantu jamaah dalam menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Diharapkan para jamaah senantiasa menjaga kesehatan, mematuhi arahan petugas, dan menjaga kebersamaan selama berada di tanah suci. “Semoga para jamaah diberikan kemudahan dalam melaksanakan semua rangkaian ibadah haji dan selalu dalam lindungan Allah SWT,” tambah Anwar Bauw.
Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kementerian Agama Teluk Bintuni, Abdul Muin, mengatakan bahwa hingga saat ini, Pemda Teluk Bintuni belum memberikan jawaban terkait usulan anggaran untuk transportasi jamaah haji dari daerah asal ke embarkasi.
“Untuk operasional keberangkatan jamaah sudah diatur dalam undang-undang. Transportasi dari daerah ke embarkasi sebenarnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Tahun ini kami sudah mengusulkan, namun belum ada jawaban. Kami berharap saat jamaah haji kembali ke tanah air, jika jawaban baru diberikan, biaya transportasi akan segera diganti,” ujar Abdul Muin.
la juga menambahkan bahwa situasi serupa terjadi di beberapa daerah lain yang masih dalam tahap pengajuan proposal, meski ada daerah yang sudah mendapatkan kepastian bantuan dari pemerintah setempat. Abdul Muin menekankan pentingnya koordinasi dengan Pemda Teluk Bintuni untuk merealisasikan implementasi UU nomor 13 tahun 2008 terkait keberangkatan haji di Bintuni, meskipun prosesnya harus melalui tahapan mekanisme sesuai ketentuan pemerintah daerah.
Senada dengan Staf Ahli Bupati Teluk Bintuni, Ahmad Anwar Bauw, bidang keagamaan, menyampaikan pesan Bupati terkait pelepasan jamaah haji dari Teluk Bintuni ke Manokwari. la mengingatkan pentingnya kekompakan jamaah mengingat kondisi cuaca yang kurang bersahabat, serta menjaga keselamatan dalam perjalanan dari Manokwari ke embarkasi Makassar.
“Yang utama adalah menjaga keselamatan hingga tiba di tempat tujuan, karena ibadah haji merupakan ibadah suci yang dilakukan sekali seumur hidup,” pungkas Anwar Bauw.
la juga menegaskan bahwa jamaah haji dari Kabupaten Teluk Bintuni mandiri dalam pembiayaan. Bantuan dari Pemda, jika ada, harus melalui mekanisme resmi dan sesuai aturan kelembagaan.
“Uang transport untuk calon jamaah haji belum cair, insyaallah akan di komunikasikan kembali,” ujar Anwar Bauw.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kejelasan mengenai pencairan anggaran transportasi jamaah haji dari Pemda Teluk Bintuni. Abdul Muin dan pihak Kementerian Agama setempat terus berupaya agar hak jamaah haji sesuai dengan peraturan yang berlaku dapat terpenuhi. (Susi)
